
Please, jangan tanyakan lagi…
Karena entah bagaimana aku harus melukiskan rasa ini…
Kawan, beritahu aku, harus pakai kuas yang mana?
Warna apa? Dan goresan seperti apa pula itu seharusnya?
Sebuah rasa yang hanya bisa membuatku terisak2 sendiri secara tiba2 dalam jenak-jenak waktu,
Sebuah rasa yang hanya bisa membuatku tersungkur saja dalam sujud2 itu,
kepada-Nya aku mengadu…
Ya Rabbi…sampaikan rasa ini kepada dia…
Dan katakan bahwa mungkin inilah pilihan yang terbaik.
dan jika Engkau memperkenankan, izinkan diri ini sampai pada waktu itu…sampai pada waktu itu…
Untuk mama tersayang…
Please ma, jangan tanyakan lagi “emangnya dek lia gak rindu ama mama??”
Sungguh, kalimat itu kian menyayat-nyayat perih di dalam sini, dalam lubuk hati ini.
Harus bagaimana kuungkap rasa ini?
Untuk menjawab retorika yang luar biasa sesakkan dada, yang membuat seluruh dunia tau bahwa aku ini memang…cengeng!
Aih…bukankah ini pertanyaan retorika! pertanyaan yang sesungguhnya sudah punya satu jawabnya!
Baiklah…
Tapi tetap saja,
Lalu harus bagaimana kuungkap rasa ini?
Mungkin benar kata orang, rasa yang sudah sedemikian dalamnya itu akan susah diungkapkan…setidaknya, butuh beberapa waktu untuk mengungkapkannya…
Ma, maapin lia ya, maapin kalo selama ini lia banyak nyusahin mama, maapin kalo lia pernah bikin mama khawatir, lia baik2 saja disini, semua hanya untuk-Nya, untuk mama juga. mama percaya kan?! Walau tak melihat seperti apa lia sekarang, toh mama masih bisa denger suara lia, demikian sebaliknya. Dan toh kedekatan kita itu niscaya karena Dia, namaku dalam doamu, namamu dalam doaku. semuanya ini yang terbaik dari Dia, ma. masyaAllah, Apa-apaan lia ini, mama pasti lebih mengerti tentang semua ini. Sepertinya hanya aku saja yang terlalu mendramatisir ya! Padahal semua kan biasa2 saja. Yupzz, kalo emang enggak bisa pulang dalam dua minggu saja di bulan juli itu, insyaAllah lebaran tahun ini lia pulang….ya, di idhul fitri, ied mubarak…
Ya Rabbi…ampuni segala dosa-dosaku…
Ampuni keduanya…
selamatkan mama di dunia dan di akhirat…selamatkan papa di dunia dan diakhirat…
sayangi keduanya ya Rabb, sayangi seperti mereka menyayangiku di waktu kecil…
beri hamba kesempatan untuk membahagiakan keduanya…
aamiin…
nb: untuk sahabat2 yang bisa mudik, atau memang setiap hari bisa ketemu orang tua, jangan pernah siakan kesempatan itu! Birul walidain ya! Met siap2 UAS, met liburan panjang…^_^
KEEP FIGHT, KEEP SMILE….SEMANGAT! SEMANGAT!! SEMANGAT!!!