Oleh: sangprofesor | Mei 11, 2008

kultur fastabiqul khoirot…

 

Kultur fastabiqul khoirot. Yap, kultur inilah yang aku coba bangun dalam barisan pasukan yang kupimpin, sebut saja pasukan JunSai LSiS FMIPA UGM. Dari sebuah training kemarin sabtu, dimana pasukan JunSai-ku  yang jadi panitianya dan aku kebagian jadi SC-nya, kulihat ada moment untuk mendongkrak semangat mereka-dan tentu saja semangat dalam diriku sendiri- agar lebih tinggi.

 

Dalam rapat evaluasi kegitan itu,

 

“nah, kalian kan udah jadi panitia training kepenulisan dan publikasi ilmiah…udah ikut dengerin materinya juga. Jadi, semua kita harus nulis dan ngirim tulisannya ke Koran atau media masa yang lain! Oke?” tuturku.

 

“oke risma, tapi kamu harus jadi teladan dulu” kata mbak Hana.

 

Aku tersenyum. Dari tadi, sebelum mengucapkan kalimat itu, lantunan surat ash-shaff mendengung2 di telingaku, menggema2 dalam hati dan pikiranku. Ya Allah, ampuni aku, ampuni aku, aku tak mau Engkau benci…

Lalu kujawab juga tantangan itu…”tentu saja mbak…insyaAllah”

Tadi malam, mbak Hana yang paling semangat itu sms ke hp-ku, “risma, aku mau kirim ke KR atas nama anggota JunSai LSiS tak apa yah?”

 

Subhanallah, walhamdulillah…aku keduluan ya?!

kau tau kawan, apa yang lebih menyenangkan dari berada di sekitar orang2 yang berlomba-lomba dalam kebaikan?

 

Lets fastabiqul khoirot! Lets move fren! Berlari…menuju Dia…

semangat!


Beri tanggapan

Your response:

Kategori