Oleh: sangprofesor | November 17, 2011

Syawwalan dan Silaturrahim KITTA 2006

Feskul Jakal, ia tak begitu ramai senja itu. Ya, dari hasil syuting(syura chatting, red) bersama teman-teman penyelenggara acara, dengan berbagai pertimbangan dan tarik ulur beberapa ide, tempat makan inilah yang  terpilih sebagai perhelatan Syawwalan dan Silaturrahim KITTA 2006.

Menjejak kaki disana, kujumpai dua orang saudara, di meja pesanan itu(meja pesanan kita ada di bagian dalam, dekat dapur Feskul), sudah ada Ridho-san dan Fajar-kun. Segan bergabung dengan mereka(ya iya…, akhowat sendirian…), sekedar menyapa lalu menyingkir ke kursi bambu di ruang Feskul bagian depan, dekat kasir, menunggu teman-teman yang lain(among tamu ceritanya, ya?). Dari konfirmasi terakhir, yang fix bisa hadir ada 5 orang akhowat. Kalo yang ikhwan… Katanya mah ada delapan personal.

Demi masa, sesesungguhnya manusia kerugian, melainkan yang beriman, yang beramal shaleh, yang saling mengingatkan dalam kesabaran dan kebenaran…

Seiring dengan berlarinya sang waktu, satu persatu KITTA’ers berdatangan…

Ada Dita, Icha, KAtS, MU, Bang Djoen, menyusul Hening, Upho dan Fitri. Totalnya ada 11 ikhwah, alhamdulillah. Syawwalan dan silaturrahim KITTA 2006 pun dimulai. MC-nya bung Ridho, yang ngaji Mr.KAtS(quran surat An Nur…), lalu yang taujih? Ada brother Fajar. Isi taujihnya!? Ada sie… tapi di buku catatan ^^v

Yah, intinya mah, ketika masih muda: we have something different than the olders… so, we have to find our TEKAD; semangat belajar dan mengamalkan. Dan tekad tadi, haruslah dibangun atas dasar spriritualitas kita, it’s Fitrah… Ya, Fajar bilang, masing2 kita punya potensi, dan potensi itu, harus terus kita bangun.

Hum, mungkin seperti judul buku Dr. Aidh Al Qarni itu kali, ya? “Selagi Masih Muda”, maka manfaatkanlah waktu muda itu sebaik mungkin, be Rabbaniyyun… Lagipula, yg muda2-yang rajin ibadah-giat beramal, ‘kan memang lebih disukai Allah ‘kan, ya!? ;) :) *semoga Allah memberikan kekuatan, keistiqamahan…

Selanjutnya… Saat makanan datang…
“Makanan kita itu, yang penting halal dan baik, enak juga boleh…”

Sesi santap-menyantap hidangan itu tidak usah dibahas kali, ya? Paling tentang tempatnya, sebuah tempat yang cukup kondusif dan cukup nyaman. Tempat makan yang kita pilih(dari hasil musyarawarah) ini juga insyaAllah terjamin kehalalannya, halal MUI, dengan menu-menu yang baik dan variatif, kalau soal harga terbilang bersainglah dengan tempat makan yang lain(yg mana?), ada mushola dan tempat wudhunya, ada tempat bermain buat anak-anak, di belakangnya juga ada area futsalan(eh, promosi? :) Dan lebih daripada itu semua, insyaAllah kita juga sudah tahu tentang background pengelolaan tempat ini, tentang darimana dan akan kemana donasinya bermuara. Ya, feskul ini termasuk groupnya ‘Waroeng’ milik Pak Jodi, murid ngajinya Ust. Yusuf Mansur, so… donasi yang kita belanjakan di tempat ini pun insyaAllah tercurah pada kegiatan-kegiatan yang diridhai-Nya, semisal, pengelolaan Rumah Tahfidz Deresan.

Nah, sekarang kita lanjut ke sesi inti aja, ya… tentang “sesi ukhuwah” itu, yang dilakukan sembari beberapa teman menyantap makanannya, saat dimana lembaran warna-warni dikeluarkan, dibagikan, diisi dengan nama masing-masing, kemudian ditukarkan; dilukis oleh kesan dan pesan dari sahabat-sahabat yang lainnya secara bergiliran. Dan inilah dia, warna-warni itu; beberapa taujih of the day, dan pesan kesan dari mereka…

Sketsa 1: Dari KITTA’ers nun disana, yang tak hadir, namun ada…

Afwan, ana ga bisa hadir di agenda KITTA sore ini, karena ada agenda asasi. Pesan untuk KITTA. Semoga tetap terjalin ukhuwah, tetap istiqomah dimanapun dan kapanpun. Karena kita da’i sebelum segala sesuatunya. ”Nahnu du’at qobla ’ala kulli syaik”.
(Fathan, mas’ul KITTA, Math 06)

”Wahai anak adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku&berharap kepada-Ku akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan, Aku tidak peduli. Wahai anak adam, jika dosa2mu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak adam, sesungguhnya jika engkau datang kepada-Ku membawa kesalahan sebesar dunia kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu pun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.”(HR.Tirmidzi)
Kalian adalah sahabat terbaik Kartini yang telah mengajarkan Kartini makna ukhuwah islamiyah.. uhibbufillah. Buat KITTA saling melengkapi&menguatkan tak lupa mendoakan&mengingatkan

(Kartini, Pacitan, Stat 06)

Jika cobaan sepanjang sungai, maka seharusnya kesabaran seluas samudra. Jika harapan seluas hamparan, maka seharusnya ikhtiar seluas langit membentang. Jika pengorbanan sebesar bumi, maka seharusnya keikhlasan itu seluas jagad raya agar tidak kecewa ketika asa tidak sampai, agar tidak sedih ketika harapan tak tercapai, karena semua kan indah pada waktunya.
Assalamu’alaikum, semoga hari ini penuh berkah
.
(Afni, Sinjai-SulSel, ilkomp 06)

Jika dakwah adalah jalan panjang, maka jangan pernah berhenti sebelum temukan penghujungnya. Tapi siapkan kendaraan tuk percepat sampai pada tujuan. Bila dakwah bebannya berat, maka jangan minta yang ringan… tapi mintalah punggung yang kuat untuk menopangnya. Jika dakwah pendukungnya sedikit.. maka jadilah yang sedikit itu. Karena dakwah butuh orang-orang pilihan dalam setiap warnanya.
(Atik, Komsi ’06)

Ika ga ada tausiyah untuk kawan2, salam kompak aja n afwan ga bisa dateng, semoga di lain kesempatan kita bisa ketemu lagi… aamiin.
(Rika, Stat 06)

Berikutnya, Sketsa 2: Taujih of the day dan pepesan berisi dari KITTA’ers shalih/at, yang menyempatkan sedikit dari waktunya yang berharga untuk bersilaturrahim, lalu menulis sepatah dua patah kata untuk sahabat-sahabatnya…

 “Man jadda wa Jadda”
Semoga senantiasa semangat dan diberikan kemudahan dalam langkah kehidupan antum ^_^
Salam KPK!
(Fajar, kimia ’06)

Iya, ‘Jar… demikian juga buat antum… Oktober ini, jadi wawancara dengan professor Bahadir, nih, ya?! Go to Germany?  I trust that you can, brother… Saling mendoakan, insyaAllah kita bakal jadi rival.

“Allah bersama orang yang sabar”
Pesan: terus istiqamah sampai kapanpun.. barakallah umur dan hidupnya, ya…
(Dita Adi S, Chem ’06)

Begitupun dengan antum, Dit. Ittaqillaha haitsuma kunta… lama tak “melihat” antum.

Waktu mengenalkan kita banyak hal… ukhuwah… cinta. Semoga kita dipertemukan dalam surga yg sama. Fastabiqul khairat…
(Icha, ilkomp ’06 but resign and change, Bio UNY)

Icha, syukran, ya… jazaakillah… keep in touch ya, ukhtiyya… sukses untuk skripsinya

La tahzan, la taghdob. Murah senyum, jangan galak2 ^_^ rajin menabung… semoga bisa lebih baik dan keep istiqomah cuy…
(Ridho, Stat ’06)

komen aneh darinya, brother Ridho yang sering saya marahin kali ya?  *’afwan minkum, maaf kalo ada salah2 n khilaf ya, Dho… gomen.

Flow!“
tetap dalam barisan boy, keep contact yak, menarilah seperti awan, tebar senyum n semangat!”
(KAtS, kimia ’06)

Yang ini lebih aneh lagi… hey-hey, I’m a girl, and I’m not a terrorist… apakah dua orang terakhir itu nulis komen tanpa melihat nama pemilik kertasnya? I don’t know,  just keep smiling–as always: senyum itu ibadah… ;) :)

“Man Shabaro Zhafirra”
Pesan: Tetep ingatkan Fitri ya, ukh…
terimakasih atas semuanya.
(Fitri, kimia ’06)

Sama2 ya, Fit… good luck juga buat anti, thanks for all. Semoga Allah senantiasa menjaga anti, keep istiqamah di jalan-Nya, ya, ukhtiy… :)

Subhanallah… silaturrahim yang indah ya, ukh…
Tularkan semangat untuk saudaramu juga ya…
(Hening, Stat ’06)

Subhanallah,, selalu menginspirasi.
“Dimanapun dan di lingkungan manapun, tetap istiqamah di jalan-Nya. Amin.” Risma, tali persaudaraan kita tak kan pernah terputus sampai kapanpun. Keep contact yach!! ^_^V always miss u…
(Upho, Math ’06)

Hening shalihat dan Upho Chan shalihat, katanya, jika semangat adalah sungai, maka kesabaran adalah samudra… Maka, kalau aku terjatuh, jangan ikutan jatuh, ya, ya  ukhtiyya… Mohon raih tanganku, dan  nyanyikan juga lagu2 kebangkitan itu kembali… “Allahughayatuna…, Allah is our destination.”

Love you gals, because of Allah… insyaAllah. :)

Dan yang terakhir, ada dua pesan yang terselip dari akhina shalihin yang membuah tawa saat membacanya…

Mu’min yang beruntung adalah mukmin yang: berilmu, beramal shalih, istiqamah.
Semoga anti jadi salah satu yang beruntung tsb.

*segera ditunggu undangannya nggih…! Hehe.. lengkapi ½ agamamu…
(bAnK_dJoEn, kimia ’06)

“Sesungguhnya setelah kehidupan di dunia itu ada cahaya cinta-Nya.
Persiapkanlah dirimu menyambutnya.”

Pesan: segera menikah ya, mbak Lia… ^_^v
(MU, Kimia ’06)

 

~***~

-Never The End”-

~***~

Jogja, Awal Dzulkaidah 1432 H

Dimanapun kalian berada,
tetaplah bersinar…
Fastaqim
~
mencintaimu, karena-Nya~

 

*didedikasikan untuk KITTA’ers yang berhalangan hadir karena terpisah jarak, terpisah waktu, atau udzur yang lainnya…Ada ukhti Kartini dan Indri di Pacitan, Tya di Medan, Rian dan Mawar di Jakarta, Winda di UK, Afni di Sinjai, Dhina di Sukoharjo, Rika yang sedang sakit, Atik, Dhani, Lina, Sista, dan Rianti yang sedang ada kegiatan lainnya, juga teruntuk para ikhwan KITTA…  Baarakallaah…


Tanggapan

  1. Assalamualaikum Lia..

    waah.. lama tidak berkunjung kesini..
    Pertemanan yang indah, by the way, i know that place since i’m living in jogja for about 4 months already. Let’s meet up sometime ya Lia ;)

  2. subhanallah….
    jadi teringat cerita hening malam ahad kemarin, beliau juga bilang kalau risma dapat pesan dari temen-temen ikhwan buat segera menikah..
    ya ukh, kartini juga tunggu undangannya…

  3. o ya ukh, sepertinya ada yang belum anti absen, lia mana ukh???

  4. hemmhh,,teman asalah hal yang paling berharaga,,
    seneng banget kalo udah kumpul ma temen,,jadi kangen ma temen-temen qu,,,,huhuhu

  5. subhanallah…pengin nangis baca ni tulisan….Risma :D , smga Allah merahmati kita semua….. istiqomah dan kelak dipersatukan dijannahNya..amin ya Allah

  6. SEMANGAT, Rismaa!!!
    (niefha, Psi 04)

    =D

  7. subhanallah…
    artikelnya bagus banget gan, menyentuh sekali ceritanya!!
    semoga sukses selalu ya :)

  8. @ Agry
    Wa’alaikumussalam Agy…
    ya, i see… i’ve visited your website. so, posisi dimana, Gy? send ur mobile number, ya. my email address: risma_aoyama@yahoo.co.id.

    let’s meet up

    @CMMST(he, disingkat, ggp ya? maaf)
    teman yg ngangenin, isn’t great, is it?
    Selamat menyambung tali silaturrahim lg ya, sahabat
    *salam kenal, Risma disini

    @wiwidia aka mba Asih
    iya, mbak… amin… :)
    *entah gimana cara,
    ke depannya, star five mungkin bisa kumpul2 jg?

    @mbak niefha
    best wishes for you, sista
    ~Risma here with smile~

    @Kartini ya
    huff… get better soon ya, ukhtiyya…

  9. @Hera148
    semoga sukses selalu juga, Hera…
    salam kenal.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.