Catatan malam, memasuki 10 Muharram 1433
Setelah beberapa hari sebelumnya mengingatkan tentang keutamaan-keutamaan Muharram, salah duanya adalah puasa tasu’a dan asyura(9&10 Muharram), lewat handphone, lewat sms…
Lia: “Mama, tadi puasa?”
Reply from her,
Mama: “Ya, knp ‘Nak?”My respon,
Lia: “Alhamdulillah ^_^”at the same time,
Lia: “Papa, tadi puasa?”Reply from him,
Papa: “Papa tadi puasa dan besok juga puasa”My respon,
Lia: “Alhamdulillah ^_^”~
Lalu Senja, tiba pada 11 Muharram 1433
Masih via handphone, via sms…
Lia: “Selamat berbuka puasa, Ma ^_^”
There is no reply from herLia: “Selamat berbuka puasa, Pa ^_^”
There is no reply from himBa’da maghrib, ba’da setoran hafalan.
Lia: “Waktu berbuka puasa, adalah waktu diistijabahnya doa, apalagi doa orangtua kepada anak-anaknya. Mama, Papa, doakan kami anak-anakmu, ya.. doakan agar kami semua nantinya bisa menjadi jariyahmu. Dan kelak di akhirat, kita dapat dikumpulkan di surga yang sama. Menjadi keluarga lagi di surga-Nya. Amin…
Lia sayang mama dan papa karena Allah…“
Mama: “Aamiiin
…insyaAllah doa kita sekeluarga dikabulkanNya…”Lalu gerimis disini, di mataku…
***
Hmm… dipikir-pikir, sepertinya salah tempat jika memposting tulisan itu disini: sp di wp. Memposting koleksi pribadi… itu bijak kah? Ia yang mungkin kurang mengindahkan aturan main, privacy. Dan terkadang, memang ada hal yang lebih baik disimpan dalam diam, ya… terlebih jika, pada kenyataannya, tiap tutur kata kita malah merecoki, menyakiti, mengotori hati orang lain dengan prasangka-prasangka. Tidak kita rasa memang, tapi mungkin justru dia, yang lainnya.
Maka Allah-ku, mohon jaga lisan kami ini ya Rabbana… jaga tulisan kami… jaga setiap lelaku kami. Sungguh, tiada sama sekali niatan, bagi setiap muslim, mengganggu ketenangan para saudara, bahkan kami coba menjaga, bahkan kami coba merawatnya…. Berbuat terbaik yang kami bisa. Itu saja.
Lalu pada muharram, saya, anda, kita, mereka, pastinya juga punya banyak cerita. InsyaAllah. Tapi maaf, maaf jika saya belum sempat men-share-kannya disini. Mungkin kapan? Saya juga tidak tahu, tidak bisa janji. InsyaAllah kalau waktunya tepat, cukup luang dan cukup lapang, ya… Semoga bisa lebih konsisten lagi posting-postingnya. Aamiin…
‘Ala kulli hal, alhamdulillah, kita masih disini, menapak bumi-Nya dengan satu destinasi-Allah tujuan kita, Ar Rasul teladan kita, al quran pedoman kita, al jihad jalan kita, dan mati di jalan-Nya, adalah cita-cita tertinggi kita. InsyaAllah.
Maka Allah…
Semoga Allah slalu jaga, selamanya…
Bumi Allah, penghujung Muharram 1433 H
Didedikasikan untuk sahabat2 blogger
yang akhir2 ini menanyakan kabar.
Doa itu, untukmu juga, sahabatku:
“Semoga Allah selalu jaga. Selamanya”
fi amanillah…


amin ya Allah
Oleh: statisisholihah on Januari 26, 2012
at 11:29 pm