Oleh: sangprofesor | Agustus 7, 2007

rindu diriku…

 

tik….tik….tik….

R : hey, ada yang tau suara apa itu?

I : sepertinya suara jam weker deh

N : bukan kalee…itu suara air yang netes dari keran belakang noh…

D : sik, tunggu bentar je, aku kayake ngerti suara opo iki, hmm…suara orang lagi ngetik yo…

U : ah, bise aje lu, paling suara jarum jam doank, atau suara orang yang kurang kerjaan mencet-mencet bulpennya tuh…

D : ssttt, kok aku jadi merinding je

I : eh, suara apaan sih?

R : 🙂 ….itu…suara sang waktu yang terus berlalu dan kita baru sadar bahwa sangat banyak waktu yang telah kita buang percuma. sayang….kebanyakan dari kita baru tersadar saat si K datang menjemput…..

I : emang siapa itu K?

K : assalamu’alaikum. ini aku yang kalian sebut2 barusan, apa kalian sudah siap jika aku(kematian) menjemput sekarang?

U : hah???!!!

kemudian….sepi…….

bila waktu tlah terhenti teman sejati hanyalah amal….

bila waktu tlah terhenti teman sejati hanyalah sepi….

—23 rajab 1428 H, saat mentari bangun dari peraduan…pagi yang indah…kira-kira 06.06 am—

Iklan

Responses

  1. manusia takkan mampu memilih kapan ia akan mati…..
    tetapi manusia mampu memilih bagaimana ia akan mati…..
    hiks..hiks..hiks…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: