Oleh: sangprofesor | September 22, 2007

Ramadhan 1428 di pesantren UGM…

Wahai sahabat, sudah 1/3 ramadhan kita lalui, apa kabarmu???lama juga aku tak mengukir asa berupa cinta disini. bukan apa2, lagi2 masalah waktu dan kesempatan yang mahal harganya.

Aku tengah bergulat dan menjadi saksi tentang apa itu yang diistilahi sebagai “Berlomba-lomba dalam kebaikan”, istilah kerennya mah fastabiqul khoirot. Yupzz…pastinya sekarang masing2 tengah sibuk dengan aktivitas menuju kebaikannya, setidaknya begitu yang aku lihat di kampus mipa yang kian tua ini(ceritanya 19 sept lalu itu hari lahirnya MIPA UGM), sebuah fakultas yang disebut2 sebagai pesantren UGM…masihkah? Semoga iya. Dan setidaknya cukup kondusif di banding yang lain2.

Kembali pada alur kehidupan di kampus yang kudiami sekarang…FMIPA UGM. Senyum lega takala melihat para aktivis berkelebat tiada henti mengurusi seabrek amal di bulan penuh berkah ini. SAKURA(semarak nuansa ramadhan mipa)berkibar dengan agenda-agendanya, KPRM, partai2 di MIPA berkibar pula dengan suksesi PEMIRAnya(lagi masa kampanye nih, hayoo kamu pilih yang mana?!mari berkontribusi!), juga yang lain2nya…pastinya semangat donk, kan pahalanya jadi berlipat ganda dari bulan yang laen…

Tapi ups…lagi2 aku merasa seperti ini. Merasa menjadi terasing… Apa yang kulihat? Apa yang kudengar? Siapa yang kuhadapi? Naon eta teh?

Kumulai dari…siapa yang kuhadapi, teman2 seperjuanganku. Tak usah tau siapa. Ambil saja ibrohnya…Diawali dengan semangat membara dan seulas senyum lebar, ia tapaki amanah itu, namun di pertengahan…aku jadi semakin mengerti, benar2 kembali semakin mengerti bahwa…untuk menjadi pejuang tangguh di jalan berliku ini maka kau harus luruskan niat dan menjaga hati ini.

Sebenarnya jika sudah diniatkan hanya untuk cinta Allah. Maka tidak akan ada kasus seperti ngambek-ngambekkan alias mutung2an, males karena merasa tidak dianggap(wew???), keluhan atas kerja2 yang dilakukan, atau kalimat “aku ini udah banyak kerja, sekarang aku serahin smuanya ama kamu aja. Pokoknya kamu aja, aku nggak mau lagi” yang diungkap dengan penuh kekesalan dan muka dilipat-lipat….^_^ aku cuma bisa senyum, menenagkankannya dengan tawaran bantuan dan berujar dalam hati…sekali lagi…

Jika semangat adalah sungai maka kesabaran adalah samudra…

Dan kelelahan itu pasti menyapa sahabat, apalagi untuk segenap aktivitas yang sedang kita geluti(maka itu kita juga butuh charger). Namun jika hati ini benar2 berbahasa bintang, IKHLAS, maka percayalah bahwa lelah ini akan menjadi buah yang menghantarkan diri kita pada cinta yang hakiki. Cinta illahi.

Keep fight. Keep smile…

Luruskan niat, tebar manfaat, tetaplah semangat!

Iklan

Responses

  1. tapi, klo aku=
    keep smile, keep fight, keep find, keep happy……..

  2. ^_^ ya…masyi’ta…
    setiap orang kan punya senandung masing2…

  3. i want all of people in the world life in peace.
    stop the war please.

  4. seorang pahlawan anak yang pemberani klik:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: