Oleh: sangprofesor | Oktober 2, 2007

ma, jangan menangis karenaku…

one messages received, from mbak nyet.kira2 begini…

“aww.adequww pa kabar?td mbak ketemu dg ibukny ade n sempet cerita kalo lia gak pulang lebaran nanti sampe nangis lo ceritanya ma mbak.myb kangen.pesan mbak jago amanh yo,semangat kuliah, jaga hati+jaga diri, mohon ampun-Nya, smg qt mdpat predikat taqwa.”

ma, kudengar kabar sore ini, bahwa engkau tadi siang menangis karenaku…hati ini pilu dan terharu saat tau bahwa itu tangisan rindu…

mengalir juga air mataku saat mendengar kabar itu dari seorang teman yang sempat berbincang denganmu. ma, walau jarak terbentang, toh hati kita tetap terpaut bukan?

tapi…bukankah itu tangisan rindu? harus bagaimana aku? bukankah akhir2 ini kau sering mendengar suaraku? andai aku punya sayap, niscaya aku akan segera terbang kesana sekarang juga. menampakkan jasad ini dan akan kuseka air matamu…”ma, jangan menangis karenaku…” tapi ma, aku tak punya sayap…aku  cuma punya DIA, yang aku yakin mampu menyeka air matamu dan bahkan berkuasa berbuat lebih untukmu.

ma, aku juga sudah meminta kepada-Nya agar kau diberi hari2 terindah yang membuatmu selalu tersenyum…^_^

ma, tenanglah, anakmu ini baik2 saja, segala puji bagi-Nya. dan bukankah sudah selalu kukatakan selalu lewat si SEA? 

ma, jangan menagis…aku disini dijaga cinta…dan bukankah kau yang mengajari aku akan apa itu yang bernama tegar?

ya Rabb, bantu aku agar bisa berbuat yang terbaik untuknya…berbuat yang terbaik untuknya…beri kesempatan itu ya Rabb…beri kesempatan itu…kumohon…

 rabbirhamhuma kama robbayani shogiiro…

dan semoga bulir air mata ini mampu menjadi penguat asa. semoga.

…. 

ma, aku disini dijaga cinta…

-sore yang sendu, 19 ramadhan 1428 H-

renungan: dibalik ketegaran seorang ibu, tetap saja ia seorang ibu, yang penuh kasih dan sayang, yang punya apa itu yang bernama kelembutan hati. kekuatan seorang ibu…

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. …” (QS Lukman: 14)

Iklan

Responses

  1. ciri khas blacknekos ^_^

  2. jadi Homesick……
    kapan yaa mudik??

  3. to pak KAtS:ciri khas?
    to pak ibnu: tak doain bisa mudik deh…

    “dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis. Dan sesungguhnya Dialah yang mematikan dan menghidupkan.”

    (QS Al-Najm : 43-44)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: