Oleh: sangprofesor | Oktober 5, 2007

lebaran di jogja…

 

liburan lebaran yang cuma 10 hari…
yah…akhirnya,
untuk pertama kalinya aku lebaran dipulau jawa,
untuk pertama kalinya akan sholat idul fitri di kota gudeg ini(jika Allah memberi waktu itu)
untuk pertama kalinya lebaran tanpa dikelilingi orang2 tersayang itu…mama, papa, kakak dan ayuk…

tapi…semuanya sudah diputuskan, banyak alasan dan halangan, dan yang berat adalah amanah dari ibu kost yang…amniah sampai tangggal 17 nanti…

deretan aktivitas sudah kurancang, mulai dari pendekatan pada-Nya yang pastinya berlipat ekstra dengan keheningan itu, lalu eksperimen didapur kost nanti(hehe), schedule belajar ekstra untuk MID term, juga proyek yang satu itu…apaan?yupzz…merampungkan tulisan2 itu yang siapa tau ada penerbit yang mau membantu untuk menerbitkannya…

dan…satu agenda penting yang insyaAllah tak kan kulupa…
MENELPON MAMA, PAPA, KAKAK DAN AYUK!setiap hari…?ya!!!insyaAllah…

buat temen2 yang gak mudik…tetep semangat ya^_^ manfaatkan fasilitas yang ada untuk ber-birul walidain, dan mengingatkan saudara2 kita nun jauh disana(lewat hp/email/surat,dll)…memeng sulit fren, tapi kita bisa!!!

sebuah cerita, ambil saja hikmahnya, kau tau hanya lewat si SEA(sony ericson abu2ku) akupun mampu membuat seisi rumah merasakan kehadiranku, mama, papa, kakak, ayuk, mereka ikut tertawa bersamaku, satu contohnya tentang kisah yang kuceritakan di “ma, jangan menangis karenaku…”
beberapa waktu kutelpon mama kukatakan seperti ini dengan nada canda
“ma…mama rindu lia ya…?..hehe…tadi lia diceritain mbak yet yang ketemu mama lho…”
mama pun tertawa renyah…dan bilang…”ye….emang adek lia tau darimano?”
“yaiyalah ma…lia kan punya link dimana2(hehe)”
sampai ujung kata kuyakinkan bahwa ia tak lagi bersedih karenaku…
ma…tetaplah tersenyum…

well, selain itu jarak yang terbentang ini juga lebih efektif untuk saling mengingatkan antar anggota keluarga, karena biasanya tiap kata dari kejauhan lebih mereka dengarkan,lebih “dalem” dan lebih ngena-tepat disasaran, biasanya kalo deket beradu argumen terus…kalo jauh…ya…kangen2an…aneh ya…tapi, ambil aja semua kebaikan yang ada akan kondisi itu, bahwa kita(yang tidak berkesempatan untuk mudik) bisa berbuat-walaupun kurasa tidak terlalu banyak-untuk mereka disana…

renungan: sudahkah kita membuat mereka tersenyum hari ini?sudahkah hari ini kita menyapa mereka untuk sekedar bilang “assalamu’alaikum, ma…mama sehatkan?lagi apa?l” atau “pa, papa sehatkan?itikaf gak?itikafnya yang rajin ya…yang khusyu’…”
(kalo gak bisa setiap hari…2 hari sekali or 3 kali sehari or minimal seminggu sekali lah fren..)yupzz…manfaatkan momentum ini…ramadhan indah…

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan…”(Q.S Nuh 28)

Iklan

Responses

  1. Assalamu’alaykum wr.wb

    Ukhti…apa jadinya kalau ana harus diposisi anti. Subkhanaalloh keteguhan hati anti yang bisa berlebaran tanpa dengan “keluarga” membuatku harus meneteskan air mata. Ana harus banyak belajar dari anti….bahwa suatu saat ada masanya untuk jauh dari orang tua, keluarga yang kita cintai pula….saat ini mungkin aku tak sanggup ukhti….

    begitukun umi ana, yang setiap minggu kalau ana nggak pulang gelisahnya minta ampun sebelum ana ngasih info. Apalagi lebaran nggak pulang???? mungkin beliau akan menyusul ke kampusku…:)

    Ukhti yang tabah ya…
    Tenang…dimanapun kita berlebaran bukanlah hal yang esensi tapi karena ada perasaan cintalah yang akan mengubah semuanya.Ada saudara-saudara anti ukh yang siap untuk menjadi keluarga anti kapanpun…ada itha..yang siap menjadi sahabat baru anti.

    MAin ke t4 ana ukh
    Dekat dari jogja cuma 3 jam.
    kt4 itha : Sragen AsRi

    Salam ta’aruf dari ana…
    Miz U coz Alloh SWT

    Wassalamu’alaykum warohmatullohi wabarakaatuuhu

  2. wa’alaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh…

    subhanallah, baru hitungan meniit ana posting dah dapet satu cinta. inilah indahnya islam yang mengikat semua dalam prsaudaraan.

    jazakillah khoir ukh dengan tawarannya, sebenernya dah banyak tawaran temen2 ana, cuma ya itu dia ada amanah di kost dengan sebab yang…masih amniyah buat orang diluar…

    ^_^ sekali lagi jazakillah khoir ukhti…salam ta’aruf juga…
    semoga merindukanmu pula, Dzat yang membuatmu rindu padaku…

    nice to meet u…

  3. i am not able to get the language you have written in . i need to read it in English ,

  4. ya, km yg sabar ajah. Moga ada hikmah di balik ketidakpulanganmu ke bengkulu. Yang penting, kmu harus tetep tersenyum yah….(^_^)

  5. subhanalloh,kata yang pertama kali ana pekikkan setelah melihat sebuah tulisan kecilmu,,,,tulisan yang mebuat an merasa ingin memeluk ibu an,menyayanginya dengan penuh kasih sayang dan keridhoaanNya,,tak terasa begitu diri ini saat ini merindukannya,,walau setiap hari bertemu ibuk tapi setiap hari juga an merindukannya..thank to all,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: