Oleh: sangprofesor | Oktober 19, 2007

celoteh diwaktu kecil…

dulu, ada seseorang. waktu kecil(*) ia suka mengajak bicara mamanya tentang banyak hal. mamanya juga terkadang suka bercerita disela kesibukannya. sampai suatu ketika, sejenak dari perbincangan mereka, mamanya bertanya begini padanya…

emang nanti mau nikah ama orang mana?”.

dengan polos ia jawab “ama orang arab ma!”. mamanya tertawa(yaiyalah, aku yang mengingat sekarang juga jadi ketawa :P)

lantas mamanya bertanya lagi “ emang kenapa, kok ama orang arab?”

tanpa pikir panjang langsung ia jawab “kan orang arab sholeh2(gubrak!^_^), trus kan jadinya nanti bisa tinggal di arab, di mekkah atau madinah, kan enak bisa haji terus!”

mamanya kembali mengulas tawa, begitu juga kakak perempuannya yang cekikikan mendengar celoteh anak itu, lantas mamanya menggoda dengan cerita bahwa org2 arab itu katanya(maaf) jarang pake daleman. si kakak yang ceritanya sekolah di ponpes dan sering dapet cerita tentang orang arab yang suka berkunjung kesana juga ikuta2an nimbrung tentang hormon tinggi orang arab-lah, porsi gede makanan mereka-lah,dll. yah…si anak kecil mana ngerti tentang itu…

kemudian mamanya bergumam.” emang adek gak mau tinggal deket mama. mekkah, madinah itu kan jauh.”

degh! gumamannya itu membuat si anak kecil langsung terdiam, untuk kembali memikirkan celotehannya barusan. lalu begumam pula padanya.” iya ya ma. iya, enggak ma. aku mau deket mama aja!”

^_^ tentang sepenggal celoteh seseorang di waktu kecilnya, siapa dia?ah…tak usah dipikirkan(yee…siapa juga yg mikirin!!!) toh hanya celoteh dari bibir mungil yang masih sangat lugu itu…

baiklah, kumulai saja ulasan kali ini, anggaplah cerita diatas sebagai pengantar dariku.

alhamdulillah, kemarin buka puasa pake air zam2 plus kurma dari arab. subhanallah…ceritanya ibu kos beberapa hari lalu baru pulang dari umrohnya. dari sana ia bercerita, mendengar ceritanya, jadi terharu banget…jadi…pengen kesana. kapan ya?!

katanya, ibadah disana itu gak bisa diungkapkan kenikmatannya. rasa itu hanya ada dalam tiap jiwa tiap mereka yang kesana. bener2 tidak bisa diungkapkan dg kata2…

apalagi pas bulan puasa. saat mau berbuka, jamaah indonesia tinggal datang ke mesjid. dan hanya dengan satu senyuman ikhlas saja, kita mendapat segalanya, makanan serba lengkap ampe tissue2nya juga!

begitupun cerita tentang qiyamull lail disana. sunhanallah…mekkah memang kota penuh barokah! disana kita benar2 menemukan apa itu yang bernama fastabiqul khoirot. semua orang berlomba melakukan kebaikan, semua orang berlomba untuk memberi, berlomba untuk mendapat pahala.

ya disana benar2 penuh barokah. tiap pinta dan doa ikhlas. pasti dikabulkan. insyaAlah…

gimana fren? ada yang tertarik untuk tinggal disana seperti celoteh si kecil itu gak?tapi gak usah mpe berencana nikah ma orang arab ya!(gk papa juga dink, tafadhol…)^_^. ya, semoga kita diberi kesempatan oleh Allah, walau hanya untuk haji atau umroh saja…

ya Robbana, izinkan hamba dan keluarga hamba, orang2 yang hamba sayangi, untuk bersujud kepada-Mu disana, di depan pintu ka’bah…aamiin…

“islam dibangn di atas lima(pondasi):(1) persaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah dan muhammad rasul Allah,(2) melaksanakan sholat(3) mengeluarkan zakat(4) haji ke baitullah, dan(5) puasa ramadhan.”(H.R bukhari dan muslim)

“…mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu(bagi) orang yang sanggup melakukan perjalanan ke baitullah…”(Q.S ali imron:97)

wallahualam bishshowab…

(*)kecil disini diktegorikan sbg umur belasan, yang jelas bukan 17 th keatas….(maklum ya, aku lupa, umur berapa tepatnya anak kecil itu berceloteh)

Iklan

Responses

  1. mau dapet suami (istri) orang mana?
    hah? Orang Arab!….. Kuerenz….
    Semangatnya ito lho…….
    bisa juga orang Iraq, orang Afghanistan, orang Palestina… biar bisa berjihad terus atau minimal membantu orang yang berjihad.. ..
    hehehehe..

  2. assalamualaikum…

    lia, kalo ud dpt suami orang arab, lia tetap tinggal di indonesia, ya! hihi…
    kalo dpt suami orang indonesia_jawa_jogja_anak UGM, gimana?

  3. haha, saudara2ku ini…bagaimana mungkin kalian berpikir bahwa itu adalah aku?
    dan untuk dini…jodoh kita….hanya Allah yang tau…jadi no comment 4 it! Allah pasti ngasih yang terbaik buat kita…insyaAllah…

  4. lalu kita mengambil selembar kertas, dan menuliskan segores pesan untuk anak cucu kita, bahwa betapa bahagia bila menghabiskan sisa umur kita dengan yang menyejukkan pandang mata, dengan yang mengingatkan bila lupa, dengan yang membawa tawa bila duka, dengan yang bila terentang jarak dunia “kita percaya!!!”.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: