Oleh: sangprofesor | Desember 23, 2007

Karena nama adalah doa…

Biasanya, di setiap syuro’ atau forum2 diskusi perdana, ada prosesi yang utama, ta’aruf. Sudah beberapa kali aku menerapkan mekanisme ta’aruf dimana disana mereka harus menjelaskan tentang filosofi namanya.

 

Filosofi nama, lucu2! berbagai macam kisah hingga lahir sebuah nama. Ada yang ngadopsi dari nama temen orang tuanya yang dianggap sangat luar biasa pribadinya, ada yang berupa singkatan2 dll. Tapi rata2, nama2 meraka itu adalah semacam doa dari orang tuanya.

 

Ngobrolin tentang arti sebuah nama, seorang penyair Inggris pernah berkata, apalah arti sebuah nama. Wew, emangnya ada ya orang yang mau dipanggil monyet? Komentar yang sederhana ya, tapi itu beneran lho! Tentu saja, nama punya arti yang penting. Dalam islam, nama itu doa. Indah bukan! Nah, emang kamu mau didoain kayak monyet? 

Memberi nama, bisa jadi sebuah proses yang gampang2 susah bagi para orang tua. Nama adalah harapan orang tua. Sebuah harapan agar kelak anak-anaknya dapat mewujudkan apa-apa yang menjadi cita-cita mereka.

 

Jadi buat kita semua, panggillah saudaramu dengan nama yang ia sukai atau panggillah orang disekitarmu dengan panggilan/gelaran yang baik. Karena nama adalah doa

 

Dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk(Q.S Al hujarat:11)

 

Bagiku, tiada menjadi soal orang mau memanggilku apa, asal panggilan itu baik. Itu sudah  cukup.

 

Dan teruntuk semua yang memanggilku dengan panggilan yang aku sukai, jazakumullah khoiron katsir. Juga pada mereka yang memberi gelaran yang baik2 itu, makasih ya doanya. ^_^

 

Makasih dah didoain jadi professor, makasih dah didoain jadi seperti jang geum yang luar biasa fighting spiritnya itu, makasih dah didoain agar jadi orang yang penuh cinta, makasih dah didoain jadi kupu2 bersayap biru(padahal aku mah maunya jadi lebah aja, kalo ibarat kupu2 yang bermetamorfosa, seperti kata seseorang, aku ini masih kepompong yang lebih nyaman akan kehangatan dalam kesendiriannya,hehe konteksnya beda dink 😛 tapi thanks a lot fren), makasih dengan nama2 lain yang semuanya adalah doa yang baik untuk saudaramu ini. Jazaakumullah khoiron katsir…^_^

 

Dan pastinya, kepada mama dan papa atas sebuah nama diberikan padaku, yang insyaAllah  dikabulkan itu. Dan cinta kalian itu, yang menghantarku kepada cinta-Nya. Dan cinta ini akan kujaga ma, akan kujaga pa, karna aku juga dijaga cinta. semoga nama inilah yang insyaAllah takkan pernah selesai mendoakan kalian. aamiin…

 

 “Ya Allah….selamatkan keduanya di dunia dan di akhirat…bahagiakan keduanya di dunia dan diakhirat…aamiin ya Robbal ‘alamin…”

 

Pernah baca sajaknya bapak sapardi djoko damono, “dalam doaku”? ada suatu bait dari sajak itu, yang setelah membacanya, membuaku menelaahnya ampe 2 hari! menelaah karena ingin mengerti sebenar2 mengerti atas dua bait filosofis itu. tentang rasa yang menjelma sebagai sujud-sujud panjang yang basah di tengah sunyinya malam, yang semakin membuatku mencintai-Nya…kenapa?…

 

Aku mencintaimu,

Itu sebabnya aku tak kan pernah selesai mendoakan keselamatanmu.

                                                            

Fitrah mencintai dicintai(sesama makhluk ciptaan-Nya) yang mungkin terwujud dalam doa, doa untuk kebaikan, keselamatan. mengapa kita diperintah agar senantiasa bersholawat untuk kekasih Allah, nabi Muhammad sholallahu alaihi wasalam? Berdoa untuk ayah, bunda, saudara, sahabat, untuk muslim sedunia, untuk siapapun yang ingin kita doakan dan tentunya untuk diri sendiri? Itu fitrah! yang sadar atau tidak, ia mengalir begitu saja…dan bahwasannya, kita semua adalah pencinta…

 

Betapa Allah telah mengajarkan cinta kepada kita, mengajar kita untuk menjaga fitrah itu…

Dan betapa rasulullah adalah suri tauladan terbaik…yang selalu mendoakan kebaikan untuk umatnya…wahai rasulullah, rindu kami padamu…

Maha suci Engkau ya Allah…

dan cinta yang hakiki, yang paling tinggi, hanya pada-Mu. i love You more and more…aamiin…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: