Oleh: sangprofesor | Mei 25, 2008

intifadha

Merdu nafas syahdu jiwaku merindu
Merekam rasa kalbu gemersiknya lagu
Angin kota cahaya beriup bearak
Kencang meredah maya hanya untuk dia

Bangkis segal seirama meluruskan rentak shafnya
Riuh rendah basah lidah kalam wahyu mewangi di taman

Oh… semerbak harum bingkisan annur
Beterbangan tinggi ke intifadha
Oh… merentas misi risalah suci
Mewangikan taman yang dicemari

-intifadha by Rabbani-

Iklan

Responses

  1. kibar tak kan gentar.. mereka membuyar… tercacar bagai hentakan buyar….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: