Oleh: sangprofesor | Juli 21, 2008

Loneliness, poem, and i…

 

Waktu itu aku cuma mau ngopy beberapa nasyid dan dokumen lainnya dari laptop Ika. Setelah copas ini-copas itu dan ngobrak-abrik folder my music, eh, nemu file dengan judul ”Tentang Seseorang-Dian Sastro”. Ya udah, aku klik aja sekalian, trus pasang kuping buat ngedengerin isinya. Then, sesuai tebakan, ost film ’aadc’, fren! Well, let’s see the poem…

 

Kulari kehutan kemudian menyanyiku

Kulari ke pantai kemudian teriakku

 

Sepi…

Sepi dan sendiri aku benci

kuingin bingar aku mau dipasar

bosan aku dengan penat

enyah saja kau pekat

Seperti berjelaga jika kusendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

 

Ada malaikat menyulam jaring laba2 belang di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera

 

Atau… aku harus lari ke hutan baru ke pantai?

 

Ya, terkadang. Atau bahkan sering kali mungkin? Entahlah. Yang jelas aku juga pernah merasa seperti itu(masyaAllah…). Sepi dan merasa sendiri. Bosan. Penat. Pekat. Ada apakah gerangan? ^_^  tenang aja kok, diriku gak sampe benci ama sepi. Benci ama sendiri. ’Kan kita bisa tafakur, dzikir lebih khusyu’ di dalamnya. Malah jadi bersyukur tho… Ada banyak hal penuh hikmah dalam sepi. Dalam sendiri. Dan sesungguhnya…, kita tak pernah benar-benar sendiri.

 

Saudaraku, ada Allah bersama kita. Innallahama’ana. Be positive. Keep optimis sampai finish! GANBATTE KUDOSAI!!

 

when u feel alone

when u have no sway

you have down in your heart

troubles around u

just remember Allah

 

when you feel happy

smile is on your face

u have labyrinth u

the day is so bright

just remember Allah

 

No matter what u think

No matter what u feel

Just remember Allah

 

So just remember Allah…

 

(Tazakka’s poem)

 

Sometimes when the world’s not on your side

You don’t know where to run to

You don’t know where to hide

You gaze at the stars in the sky

At the mountains so high

Through the tears in your eyes

Looking for a reason

To replace what is gone

Just remember, remember that you are never alone

 

You are never alone…

 

just reach into your heart

and Allah is always there

you are never alone…

 

(b4d’s song)

 

Nah, dua syair nasyid di atas baru te o pe be ge te! Eniwei, puisinya si Dian boleh juga. Hmm…jadi pengen bikin puisi nih! Puisi tentang loneliness, poem, and i…, hmm…enggak usah aja ya?! Ntar puisiku malah bikin kalian mual-mual. Hehe. Dan, toh You are never alone…, lagipula No matter what u think. No matter what u feel. Just remember Allah…

 

***

 

Lalu… harus kemana aku pergi dengan  membawa seribu inspirasi? Ke hutan? Ke pantai? Atau… aku harus lari ke hutan baru ke pantai?

Harus kemana? Ah. Tak ada tempat lain. Hanya pada Allah. Kemanapun. aku ingin bertemu Allah…

 

 Jogja berhati nyaman, Rajab 1429 H

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: