Oleh: sangprofesor | Juni 25, 2010

Saat Bayang Bumi Menutupinya….(edisi 2010)

Masih ingat dengan tulisan yang berjudul ‘Saat Bayang Bumi Menutupinya’…?? (Kalau memang belum pernah membacanya atau kebeneran sudah tidak begitu ingat lagi, sahabat bisa membacanya disini)

Ya. Kira-kira 3 tahun yang lalu, pernah ada gerhana bulan total pada tanggal 15 sya’ban 1428 H, bertepatan dengan 28 agustus 2007.  Nah, walhamdulillah! Fenomena alam yang merupakan salah satu tanda kebesaran Allah itu insyaAllah akan kembali terjadi di tahun ini, tepatnya besok petang, pada yaumul bidh bulan Rajab 1431 H(tanggal 14), atau dalam kalender Masehi bertepatan dengan 26 Juni 2010.

Walau mungkin berita nasional Indonesia didominasi oleh kasus video(mirip) artis “You know who” atau piala dunia, tapi setelah searching di google, ternyata cukup banyak juga media yang memberitakannya. Salah satunya adalah artikel yang ditulis oleh Dr. Rinto Anugraha(dosen Fisika FMIPA UGM) yang mengulas tentang perhitungan gerhana bulan ini(lengkapnya bisa dibaca disini). Tidak persis seperti tahun 2007 memang, karena kali ini diperkirakan yang terjadi adalah gerhana bulan sebagian. Gerhana ini dapat dinikmati di sebagian wilayah Indonesia. Nah, berikut adalah sepotong kutipan dari artikel tersebut…

Menyaksikan Gerhana Bulan di Indonesia

Seperti dijelaskan, fase gerhana bulan dimulai dari fase penumbra P1. Namun demikian, Meeus menyatakan bahwa kontak bulan dengan penumbra tidak dapat diamati. Dengan demikian, hanya mulai dari fase U1 hingga U4 saja, gerhana secara efektif dapat diamati.

  • Fase U1 jika dibulatkan hingga menit terdekat terjadi pada pukul 10:18 UT atau 17:18 WIB (18:18 WITengah dan 19:18 WIT).
  • Momen gerhana terbesar terjadi pada pukul 11:38 UT atau 18:38 WIB (19:38 WITengah atau 20:38 WIT).
  • Fase U4 terjadi pada pukul 12:59 UT atau 19:59 WIB (20:59 WITengah atau 21:59 WIT).

Kita tahu bahwa gerhana bulan terjadi pada saat bulan purnama. Bulan purnama itu terbit pada permulaan malam. Sementara dari perhitungan, nampak bahwa menurut waktu di Indonesia fase-fase gerhana tersebut terjadi di permulaan malam. Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah di suatu tempat di Indonesia dapat menyaksikan gerhana, perlu diketahui dahulu kapan waktu terbitnya bulan di tempat tersebut.

Di Jakarta misalnya, pada 26 Juni 2010, bulan terbit pada sekitar pukul 17:43 WIB. Ini berarti pada saat terbit, bulan sudah memasuki fase U1 sehingga sebagian permukaan bulan nampak sudah tertutup oleh umbra bumi. Demikian pula di wilayah Sumatera, Jawa Barat dan Tengah dan Kalimantan Barat, bulan sudah melewati fase U1 saat terbit. Artinya, gerhana sudah terjadi saat bulan muncul di atas ufuk.

Sementara di Surabaya, bulan terbit pada sekitar pukul 17:17 WIB sehingga saat terbit bulan mulai masuk ke fase U1. Demikian pula di daerah Kalimantan Timur dan Selatan.

Adapun di wilayah Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, saat terbit, bulan belum memasuki fase U1. Jadi di wilayah tersebut, bulan akan terbit beberapa waktu lamanya, baru kemudian mengalami gerhana umbra. Misalnya, di Jayapura, bulan terbit pada pukul 17:39 WIT, sementara fase U1 terjadi pada pukul 19:18 WIT.

yap, demikianlah, saat bayang bumi menutupinya(edisi 2010). Semoga saja kesempatan ini bisa diisi dengan menjalankan sunnah nabi. Seperti yang diriwayatkan, bahwa matahari dan bulan adalah dua diantara ayat-ayat Allah, dan keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau kelahiran seseorang. Jadi, bagi yang muslim, jika besok menyaksikannya, semoga bisa pula melaksanakan sholat sunnah gerhana… Aamiin ya Rabbal’alamiin… ^^

***

nb: terimakasih untuk Jaya yang sudah menginformasikan berita gerhana bulan 26 Juni 2010 kepada saya lewat artikel di blognya, semoga barokah… ^^

*picture taken from here


Responses

  1. yang pertama nih.

    wah ini baru artikel yang menyejukan… bukan sekedar teori belaka… hehehe

    o iya ris, Admin forum SMAN 2 itu siapa? tahu gak?

  2. Nice blog and good post sob!
    Ditunggu kunjungan baliknya nih,
    dan jangan lupa tinggalin jejak di postingan terbaruku ya sob…🙂

  3. @Jaya: teorinya tepat! tapi sayangnya, ternyata berita ini bener2 kalah ama berita yang lainnya. banyak yang ga nyadar kalo kemarin gerhana bulan… dari Boyolali kelihatan, kan ya?
    admin forum smanda itu kak Taufan(SMANDA ’05)

    @Adam: iya, insyaAllah silaturrahim kesana…
    salam kenal, ya. dan terimakasih sudah berkunjung🙂

    • kelihatan sangat jelas ris. alhamdulillah gak ketutupan awan sedikitpun…

      • Sama kalo begitu, dapat menikmati salah satu tanda kebesaran-nya yang indah ini. Alhamdulillah… ^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: