Oleh: sangprofesor | Juli 6, 2010

Update Status Syahadatmu

Apakah itu….
Budaya yang dirindu??
“Ini pacarku”; pamer kemesraan yang sebenarnya TIDAK halal??

Apakah itu….
Peradaban yang diseru??
Update status di FB; sekedar minta simpati kanan kiri??

Apakah itu….
Engkau??
Ah… faktanya kami peduli,
faktanya kami simpati,
karena engkau saudara kami;
saudara yang kami cintai karena Allah… insyaAllah

Maka….
Silahkan berpacaran; nikmatnya pacaran SETELAH pernikahan, kata Salim A.Fillah
Silahkan update status setiap hari; update status di dalam hati, dan nyatakan pada dunia;

“Saksikanlah Bahwa Aku Seorang Muslim”

***

 


Responses

  1. hal seperti itu seperti sudah jadi kebutuhan saja y mbak?
    hmm….
    harus ada yg dilakukan…🙄

  2. “Hal seperti itu…”??

    hal yang mana dulu, nih…?! ^^

  3. pacaran dan update status (fb misalnya)😀

  4. ha, yg itu tha…^^
    sebenernya posting ini jg terinspirasi dari fenomena2 yg ada…

    yah, kalo ttg yg itu mah, mungkin itu yg namanya kebawa arus kali ya…
    padahal ‘kan, biar ga “hanyut”, perahu dan kompasnya sudah disediakan; Islam, dengan Qur’an dan hadist sebagai pedoman.

    Maka, seperti surat cinta dari Allah untuk kita semua(Q.S Al-Ashr 1-3)…
    semoga kita termasuk dalam golongan ini; orang2 yg beriman dan berbuat kebaikan, dan saling menasihati untuk kebenaran, dan saling menasihati untuk kesabaran. keep istiqamah di jalan-Nya!

    Aamiin ya, Allah…!
    ^^

  5. kata orang sih ” kalo dah nikah ngapain pacaran? wong udah halal kok cuma pacaran.” hehehe.
    betul kebanyakan status di FB cuma untuk simpati kanan kiri, Tebar Pesona dengan tausiyah2nya, kemesraan antar aktivis dalam bentuk terselubung dan lain sebagainya. FB boleh saja asal bisa ikhlas hanya untuk beribadah kepada Alloh.. ^^

    • ” kalo dah nikah ngapain pacaran? wong udah halal kok cuma pacaran.”

      Hehe, emang pacaran ngapain? ^^
      Yang jelas, kalo belom nikah mah… kedua insan tsb statusnya masih non mahrom, masih diharamkan bermesraan layaknya suami istri, contohnya berduaan, berjalan-jalan, makan berdua atau bentuk lain yang intinya adalah berkhalwat. Sebab yang ketiganya adalah syetan, yang dapat saja menggoda keduanya melakukan hal-hal yang dimurkai Allah SWT. Jadi… ya, gitu deh… ^^ *NPSP mode on*

      Dan untuk seruan kebajikan bagi para aktivis(dakwah?)…
      Yah… smoga diberi keteguhan di jalan-Nya yang lurus dan terhindar dari bahaya penyakit2 hati.
      Aamiin….

      Allahu’alam bishsowab

      ^_^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: