Oleh: sangprofesor | Juni 17, 2011

Ustadz Abu…

Sahabat, kau mungkin sudah membaca beritanya disini, atau mungkin dari media lain. Tapi sunggguh, kuharap kita semua bisa cermat dalam memilih media sumber informasi kita; karena tak sedikit dari mereka yang ditunggangi oleh kepentingan yang dzalim, sahabat.. Percayalah…

Baiklah, aku mungkin tak akan banyak bertutur tentang jurnalisme, hukum, politik, teroris, atau tentang lemahnya sistem negara kita atas kuasa mereka; Amerika. Tidak, tidak sekarang… karena kali ini aku hanya ingin memanggil satu nama itu: Ustadz Abu…

Ya. Ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Satu nama yang familiar bagiku dan keluarga. Kakak-kakakku semuanya adalah alumnus ponpes yang diasuh oleh beliau, Al Mukmin Ngruki, Solo, jadi wajar jika aku dan keluarga menjadi familiar dengan nama seorang beliau, mengenalnya pribadinya, walau mungkin aku sendiri tak pernah berjumpa; bertatap muka…

Ya. Satu nama itu juga, yang sekalipun beliau bukan presiden di negeri ini, namun bagiku, ia punya wibawanya tersendiri…

Satu nama, satu nama yang kokoh, yang tak gentar diterjang badai kedzaliman.

Satu nama dari seseorang yang wajahnya bercahaya, cahaya keteguhan, cahaya keimanan…

Satu nama yang aku percaya, aku percaya bahwa selama ini beliaulah yang terdzalimi…………..

Yogyakarta, 17 Juni 2011/15 Rajab 1432 H

Sambil mengusap air mata,
teriring doa buat Ust. Abu dan keluarga;
semoga senantiasa diberikan-Nya kekuatan, ya Ustadz…
semoga Allah segera menunjukkan kepada kita semuanya
tentang kebenaran itu, 
terhadap apa yang sebenarnya…
amin


Responses

  1. Saya sendiri tak percaya dengan vonis yang diterima beliau.😦
    Saya memang tak mengikuti jalannya persidangan. Tapi, apakah bukti2 yang kuat benar2 ada?😦

  2. kakak saya kuliahnya di fakultas hukum, Sop. katanya, bersalah ga bersalah itu tergantung bukti.

    tapi saya bilang, bukti itu bisa dibuat2, kak, apalagi di negeri kita yang tercinta, yg katanya kasus2nya banyak dipesan oleh u know who… *wallahua’lam, semoga Allah menjaga lisan ini untuk selalu mengatakan yg benar saja, sekalipun itu pahit


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: