Oleh: sangprofesor | September 10, 2011

Ruh-ruh yang Diakrabkan Iman

sebab pikiran punya jalan nalarnya masing-masing
maka terkadang mereka bertemu atau berpapasan
sesekali bersilangan, berhimpitan, bahkan bertabrakan
syukurlah kita punya ruh-ruh, yang diakrabkan iman

~Salim A.Fillah, Dalam Dekapan Ukhuwah~

Iklan

Responses

  1. artikl yg mnarik gan!

    • ini cuma petikan, bukunya lebih menarik lagi… ๐Ÿ™‚ Dalam Dekapan Ukhuwah, karya ustadz Salim A. Fillah. tertarik, dan mau pesan, ya sahabat?

      *he, malah promosi…
      **tapi beneran dink, nanti kalau memang ada sahabat2 yang berminat, dan memang kesulitan nyari bukunya, bisa saya bantu pesan dan kirimkan, insyaAllah

      best regards,

      risma

  2. profesooor….

  3. selama bersilangan, berhimpitan, bahkan bertabrakan dalam tataran amar maruf nahi mungkar dengan semangat menasehati pasti ukhuwah tidak akan putus

    • (terus berusaha)memenuhi jiwa dengan keimanan;
      maka tak ada benci;
      maka tak ada dendam;
      yang tersedia hanya stok pemuliaan dan pemuliaan;
      bahkan ta’awun;
      bahkan itsar.

      seperti lanjut cerita ustadz Salim A.Fillah di buku itu ‘kan sahabat?

      “Dalam hidup, kadang memang ada kejadian yang sulit dijelaskan. Seperti saat kita memasuki wilayah asing, dan bertemu dengan orang-orang asing pula, satu dua kali pandangan kita akan tertumbuk pada orang-orang tertentu yang meninggalkan kesan berbeda dalam jiwa. kita telah merasa akrab sebelum saling berkenalan. kita telah saling tersenyum dan menganggukkan kepala. kita telah saling menyapa sebelum sempat saling menyebut nama. diam-diam, dalam hati kita telah berseru-seru, “Inilah saudaraku!”

      maka inilah ruh-ruh yang diakrabkan iman.

      Dengan iman itulah mereka saling mengenali. Dengan iman itulah mereka saling mengakrabi. tanpa bicara mereka telah menyepakati hal-hal mulia. jika ada yang berbeda diantara mereka, semua tahu bahwa kesamaan di antara mereka lebih banyak, dan lebih tinggi nilainya. jika ada sembilan puluh sembilan hal berlainan, dan hanya satu perkara saja yang serupa di antara kita, maka mari curahkan seratus persen usaha untuk yang satu itu agar ianya jadi berdaya…”

      #Ruh-ruh Yang Diakrabkan Iman

      nb. Salam kenal sahabat Hungo… welcome to this blog

  4. I like it..
    ๐Ÿ™‚
    sungguh menarik..

    • Baarakallaah…. ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ™‚

      *semoga bermanfaat ya, sahabat… salam kenal juga buat Nuraeni; warm greeting from Jogja ^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: