Oleh: sangprofesor | November 22, 2011

Tentang Dzulhijjah #5 [Satu Pagi di Hari Raya]

Satu pagi di hari raya
Aku sujud memuji Mu
Satu pagi di hari raya
Aku sujud membesarkan Mu

Ku melafazkan takbir
Penuh rasa kehambaan
Ku melafazkan tahmid
Penuh rasa kesyukuran

(korus)
Gema takbir di pagi raya
Ku teringat kampung halaman
Aku di perantauan
Tak berdaya menahan sebak

Gema takbir di pagi raya
Ku rindukan ibu di sana
Keluarga sanak saudara
Hanya doa kukirim

Marilah di hari raya
Kita semua bermaafan
Lupakan persengketaan
Eratkan persaudaraan
Harmoni di hari raya

-Satu pagi di Hari Raya by Raihan-

*****

Jelang petang, jelang waktu operasi seorang sahabat, RS Karima Utama Solo.

“Kemarin idul adha baru merasakan lebaran jauh dari keluarga… nangis sendiri, ternyata gini rasanya kalian yang merantau, sedihnyo…” ujarnya yang sebentar lagi akan dioperasi.

“Ya ya… rasakanlah…” kata yang lain.

Lalu memoriku meloncat pada kepingan-kepingan episode dalam enam tahun terakhir ini.

Ah, air mata itu,  penguat asa dari-Nya;

Jauh dari keluarga, jauh dari tempat yang disebut-sebut sebagai rumah,

walau sebenarnya, kita akui bahwa, terkadang,  jaraklah yang membuat kita semakin dekat; semakin dekat dengan-Nya, semakin dekat dengan mereka.

Maka mungkin ini tentang rindu,

tentang keinsyafan seorang hamba,

tentang sabar dan tentang syukur,

tentang nikmat yang terasa ketika ia tiada,

juga tentang taburan nikmat lainnya yang tengah Ia hadirkan kepada kita;

tentang doa-doa yang Ia kabulkan seketika, mungkin tanpa kita menyadarinya.

Lalu tentang jenak dimana kita seharusnya tersadar;

sadar sesadar-sadarnya;

inilah cara-Nya;

dari satu pagi di hari raya, Allah mentarbiyah kita untuk menjadi semakin kuat, menjadi semakin bijaksana.

*****

“Mengapa Allah menyiksamu jika kamu bersyukur dan beriman?
Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui”

(Q.S An Nisaa’; 147)


Responses

  1. hemmh,,,syair nya begitu menyejukan,,
    dan saya suka postingan yang seperti ini,,,membuka kembali mata dan hati kita agar tatap semua kembali kepada Allah,,
    terima kasih

  2. subhanallah begitu indah syair nya..
    menyentuh sekali gan!!

    nice share gan🙂

  3. adapun kebenaran, kesempurnaan, ia-nya hanyalah milik Allah
    adapun kekurangan, salah dan khilaf, itu dari saya

    Baarakallaahu fiekum, ya, sahabat

    *keep connecting

  4. wah sungguh bagus sekali sair nya.
    subhanawloh, memang bener bener kuasa allah.
    terimakasih dan salam kenal.

  5. prof. how about al-muharram?
    nothing happens?

  6. @Hungo

    Muharram 1433…
    There is rainy season, ya, Hungo… ^_^

    it rains cats and dogs
    don’t you see, do you?
    it happens a lot

    *mohon doanya, ya…
    **keep connecting ^_^

    • wah betul juga, sekarang dah masuk musim hujan
      tapi bukannya ada puasa asyuro dan tegaknya jihad di dammaj,yaman, gak mau dibahas nih prof?topik yang menarik itu

      hujan kucing dan anjing, ah pasti profesor becanda nih, sangat mengerikan kalo itu benar terjadi

      *ane bukan orang suci prof. gak pantes dimintain doanya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: