Oleh: sangprofesor | Mei 4, 2012

[untukmu Palestina] Apa Kabar Ariel Sharon?

Saya pikir, tidak cukup banyak media yang memberitakannya. Mungkin banyak, tapi tidak se-booming pesenan sate SuJu, tuhannya Cherry Bell,  Ayu Ting-Ting, Lady Gaga, Ma’ icih yang ber-level, atau “Afikaaa!”… Iya? Apaa? … Surely, bukan kah Israel cukup punya “power” untuk mencengkram jejaring dunia informasi kita? Ahya. Tapi bukan itu focus kita kali ini, sahabat.

Uhum, sebelumnya, siapa yang tak mengenal pemimpin durjana dunia Israel yang satu ini? Satu dari dedengkot Israel yang ketika dulu semasa pemerintahannya melakukan banyak kerusakan dan kezaliman di atas bumi Allah Palestina??

Mungkin masih segar dalam ingatan kita, tentang segala penindasannya terhadap umat Muhammad Shalallahu ‘alaihi wassalam yang berlangsung terus menerus siang dan malam di tanah para anbiya, Palestina. Diantaranya,

1. Bayangkan ia mengambil seorang bayi daripada ibunya dan dilemparnya bayi itu ke dinding.

2. Bayangkan seorang gadis berusia 10 tahun yang dirogol dengan kejam dan akhirnya matanya diambil.

3. Bayangkan sekumpulan keluarga, disuruh beratur di depan rumah, lalu ditembaki.

4. Bayangkan wanita hamil, dirogol, dengan kaki terbuka luas, dan akhirnya perut wanita diiris, meninggalkan perempuan ini ke dalam kematian berdarah bersama kandungannya.

5. Banyak lagi~ dan saya tidak mau membayangkannya: Cukup!!

Ya. Dialah yang memimpin para tentara untuk menyerang Sinai dan Lebanon dulu itu. Dialah juga yang menyembelih para tawanan Mesir. Kejahatan-kejahatan macam pembunuhan, penyembelihan, penindasan dan bermacam macam lagi kekejaman tentera Israel Laknatullah saat itu berada di bawah arahannya, mantan perdana menteri Israel, Ariel Sharon.

Dan tahu kah sahabat sekalian bagaimana cerita hidup orang menjengkelkan yang kejamnya tak terbayangkan macam itu sekarang?

Nah, semoga menjadi ibrah, pun, membuat kita, kaum muslimin, semakin ghirah dalam taqwa, semakin mendekat dengan Sang Pencipta. Bukan justru menjadi bagian dari musuh-musuhNya, atau terlenakan oleh dunia dan seisinya.

Maka inilah petunjuk dari Allah tentang kekuasaanya yang tidak boleh ditandingi sesiapa:

Ariel Sharon: Still Alive, but Only just
[Ariel Sharon kini seumpama mayat hidup atau “Mumi hidup”, yang bernyawa tetapi “mati”]

Sejak akhir tahun 2005 Sharon terkena serangan stroke. Enam tahun sudah berlalu, diberitakan kemudian, bahwa para doktor di Hospital Hadasa telah memasukkan Ariel Sharon (Mantan PM Israel yang Yahudi)ke ruang operasi untuk dilakukan pembedahan. Ia memiliki luka membusuk dan tidak sedarkan diri selama beberapa minggu. Operasi tersebut dilakukan untuk menyambung bagian-bagian ususnya yang telah membusuk dan telah menyebar ke bahagian tubuh lain. Penyumbatan yang terjadi di otaknya menyebabkan kerusakan di sekujur tubuh.

Tubuh Sharon Membusuk Sedangkan Ia Masih Hidup.

Finally, Allah Subhanahu Wata’ala memperlihatkan kepada kita keadaan thaghut yang suka menumpahkan darah ini dengan ayat-ayat Allah Subhanahu Wata’ala yang agung: “Jasad Sharon membusuk sedangkan ia masih hidup”.

Benarlah firman Allah SubhanahuWata’ala :”Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Qur’an itu benar “(Fushilat:53)

Demikianlah, mereka (para dokter) akan mengamputasi anggota tubuhnya(yang membusuk) satu per satu hingga terakhir, sedangkan ia masih hidup.

Ariel Sharon lumpuh di seluruh tubuhnya dan tidak bisa menggerakkannya walaupun hanya menggerakkan mata. Dia telah mengalami koma yang menahun,dan dokter-dokter mengatakan dia akan terus koma sehingga umur 90 tahun dan tidak mati.

Dan dikatakan pula, bahwa berat Ariel Sharon semakin menyusut. Beratnya sekarang cuma kira-kira 15 Kilogram. Jika itu benar, maka itu pula satu siksaan yang nyata dan pedihnya di dunia.

Demikianlah, kita saksikan keadaan musuh Allah Subhanahu Wata’ala dan musuh Islam yang gemar menumpahkan darah. Begitulah siksa dunia yang Allah tunjukkan. Belum lagi siksa akhirat.

Mahasuci Allah, semoga Allah senantiasa menjaga kita, menjauhkan kita dari perkara-perkara yang demikian. Mungkin karena kekejaman-kekejaman, kejahatan, kedzaliman yang ia perbuat, ia menerima balasan yang hampir serupa dengan Kamal Atartuk satu masa dulu.

Wallahua’lam bishshowab.

 *Pic and content taken from many sources, with editing as necessary:
– abcnews.go.com
– http://jarigoyang.blogspot.com/2012/01/jasad-ariel-sharon-membusuk-tak.html


Responses

  1. izin share ya

    • silahkan.. semoga berkah, Mey ^_^

  2. thanks to ALLAH…

    • All praises be to Allah.. mabruk, Rika shalihat ^_^

  3. Subhanallah

  4. menyusul nanti simon peres

  5. minta ijin buat tag yah..

  6. dlm daftar selanjutnya yg akan terkena laknat yg sama tercatat :
    Netanyahu
    Bush
    Simon Peres
    Hillary Clinton
    dan kroni2 nya

    • setuju banget!
      semoga doa ini di ijabah ALLAH SWT, Aamiiin..

  7. ijin share..

    • semoga berkah… barakallahu fiek🙂

  8. Masya Allah… Banyak Pelajaran yg kita ambil dari sini…

  9. Masya Allah …Kejahatan sebesar biji zara pun akan ada balasanNya….boleh share yaa…

    • iya, silahkan, sahabat..
      semoga barakah🙂

  10. izin share yaaa…

  11. ijin share ya sobat.

  12. rasakan!!!

  13. more news , please n thanks …

  14. Ijin share, mksih

  15. kemarin aku liat di tv dia masih sehat2 waktu perjanjian genjatan senjata ama palestina dengan penengahnya PM mesir. atau salah ya berita TV?

    • @moren

      saya terbilang jarang mantengin yang di tv ya, Moren… ^^
      nah, syukur kalau Moren bisa menautkan link yang bisa mengkonfirmasi atas kabarnya, agar bisa kita periksa, untuk kita pastikan bersama, bukan mencari yang salah siapa atau apa tentunya, tetapi berita sebenar… moga peroleh pelajaran

      lebih lanjut, kalaulah Moren tanyakan soal berita yang diatas itu, insyaaLlah fakta; benar adanya…🙂
      mari mengeceknya bersama, semisal lewat situs yang punya data yang bisa kita akses seperti yang satu ini:

      Ariel Sharon: Still Alive, but Only Just
      By SIMON McGREGOR-WOOD
      JERUSALEM, Oct. 27, 2008

      The man whose inspired military leadership and controversial policies earned him the nickname “the Bulldozer” today lies silent and motionless in the Sheba Medical Center outside Tel Aviv.

      “His predicament is like a Greek tragedy,” said Dr. Raanan Gissen, his longtime spokesman and friend, in an interview with ABC News. “He is between life and death. He is neither here nor there.”

      On Jan. 4, 2006, the prime minister suffered a massive stroke. He has not been seen in public since.

      On the night of Sharon’s stroke, an Israeli television crew snatched fleeting pictures of him in the back of an ambulance, still conscious and still sitting upright. It is the last image of Sharon most have.

      His condition was stabilized after several life-saving surgeries and in May 2006 Sharon was transferred to a unit for the long-term treatment of stroke patients. He has been there since. He turned 80 this year.

      “People don’t like to think about it, it’s just too painful,” Gissen said. “He was a real leader. People were prepared to follow him. He made mistakes but he always got back up and carried on. People appreciated that.”

      Bodyguards are still on duty outside of Sharon’s hospital room 24 hours a day.

      According to Gissen, Sharon’s room is fully sterilized to avoid infection. Gissen says that he is not reliant on a ventilator, but that sometimes at night an oxygen mask is placed across his face to help him breathe. He is fed intravenously and only a handful of people are allowed to visit him.

      “His two sons visit every day sometimes with their families,” said Gissen. “They play music to him and talk to him, but there is no cognitive response. His body is strong however. His father lived well into his 90s.”

      According to Israeli media reports, however, Sharon’s youngest son, Gilad, is convinced he can communicate with his father. Doctors treating Sharon admit there is slight movement in his hand and eyes apparently in response to a familiar voice or music.

      In September, professor Zeev Rothstein, the hospital’s director general, gave a rare interview to Israel’s Army Radio.

      “He can move his eyes or a finger or a few fingers, that sort of reaction. … He reacts to pain, to the voice of a family member. These reactions suggest he is not completely unconscious but conscious at a very basic level. It is hard to say what he understands or what he does not understand. He does react to stimuli but this is nothing new,” Rothstein said.

      Sharon’s demise has left a huge hole in Israeli politics and in the lives of those who worked with him.

      Gissen used to read the newspapers to Sharon every morning at 5 a.m. to brief him on the day’s developments at home and abroad.

      “It’s a great void,” he said. “I try to fill the time, but it’s just not the same without him.”

      Gissen also believes Sharon’s disappearance has left a regrettable void in Israel’s political life.

      “Sharon was a real leader. The real predicament of his absence is that he left no obvious heir. Right now it would be good to have someone of his stature to lead us, to guide us,” he said.

      As to Sharon’s physical condition and the state of his body, Rothstein said, “A patient who has spent such a long time on a hospital bed will never look the same as he looked as he was up and running. So he looks different.”

      Rothstein hasn’t lost hope that Sharon will make progress but admits there has been no real recovery of brain function since the stroke.

      (sumber: http://abcnews.go.com/International/story?id=6118826&page=1)

  16. PALSU DATA DATA MU ITU GA SESUAI..!!!!!!!!! KALIANLAH PENJAHAT DUNIA

    • sebelumnya, maafkan bila ada kata2 kami yang menyinggung ya, sahabat Diego… namun demikian, inilah fakta yang kami peroleh

    • @sangprofesor_udah jgn dengerin tu org gila DIEGO) mgkn dia jg mw stroke sprti ariel “sarap” itu.

  17. Seswatuu yang mengeriikan,,,mahasuci Allah akan kebenaran pirmannya,, arelsaron tak ubahnya mayat hiduup dn umpama mumy tp sayang laknatullah yahudi tidak mengerti akn ajab yang menimpa mantan perdana mentri mereka,

    • maka kepada kita; semoga Allah ilhamkan taqwa…
      amin ya Rabbana…

  18. na’udzubillah …

  19. pengadilan Allah lah yang maha adil

  20. itulah siksaan ALLAH ta’ala didunia dan di akhirat lebih berat lagi………

    • Apa yang kita tanam, Pasti itu yang bakal kita Petik !!! Subhanallah

    • fafirruu ilallaah……..

  21. Tar benyamin natanyahu nyusul…

  22. An interesting discussion is definitely worth comment. There’s no doubt that that you ought to write more on this subject, it may not be a taboo subject but generally folks don’t speak about such topics.
    To the next! Kind regards!!

  23. May I simply just say what a relief to find somebody that truly
    knows what they are talking about on the internet.

    You actually realize how to bring an issue to
    light and make it important. More people really need to check this
    out and understand this side of the story. It’s surprising you are not more popular given that you most certainly possess the gift.

  24. Yg dilakukan isrel ke palestina sekarang ini pemusnahan.bukan pembunuhan.dimana hatinurani kita semua.Apakah kita tdk takut azab Allah.berdoalah palestina moga2 surga menanti mu disana dan isrel berbangga lah kau didunia kelak kau jadi kaum yg tiap detiknya di azab di neraka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: