Posted by: sangprofesor | Juni 23, 2008

masih dalam kontemplasi….

mengenang…

Perjalanan Dakwah Seorang Murobbi

keikhlasan
kesederhanaan
kesungguhan
kepedulian
kejujuran

Film
SANG MUROBBI
Mencari Spirit Yang Hilang

sutradara: Zul Ardhia

SEGERA July 2008

note: film bagus(baru liat cuplikannya sie, but i’m sure fren!), yupzz, saatnya anak bangsa ini diberi amunisi yang “bergizi”!

***

hmm…

mengenang(lagi)…

mencari yang hilang

SEGERA July 2008

insyaAllah…. ^_^

Posted by: sangprofesor | Juni 23, 2008

kontemplasi…

Kontemplasi
Mikir dan mikir dan mikir
Merenung dan merenung dan merenung

Bertanyalah aku pada ilahi
kemudian aku dapati,
ada sesuatu pada diriku ini

Dan aku bertanya kembali
Kali ini gumaman sendiri,

”Kenapa ya aku jadi begini?
Bikin puisi kok ya aneh sekali….!?”

***

Bacalah dengan nada sapa bang napi:
Kontemplasi terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya tapi juga karena ada kesempatan. Percayalah! Percayalah!

Masih di sebuah hari yang melelahkan tapi menyenangkan, minimal serasa menyenangkan…. Tetep semangadh!!

Posted by: sangprofesor | Juni 20, 2008

SARS

SSB terus euy….yuhu…Syuro-Syuro Bergembira….(?) bergembira semua…..

 

Pagi itu ceritanya ada syurgi, salah satu cara mendekati syurga! Syurgi, syuro pagi-pagi … :p. Kali itu aku enggak bisa datang tepat waktu, syuro pun udah ngebahas ini itu, jadi ya….ngikut alur aja. Setelah connect dengan syuro, seperti biasa, jiwa observerku mulai iseng, maka kupandangilah wajah ukhti2ku(yang notabene semuanya senior) itu satu-satu, lekat-lekat. MasyaAllah……….apa yang kutemukan??? Yang kutemukan adalah wajah2 lelah, letih, terkesan kurang ghiroh….

 

Aku mengerti, bahwa aktivitas2 mereka yang seabrek2 itulah yang membuat energi mereka terkuras sedemikian rupa. Jadi maklum sekali kalo yang tersisa adalah wajah keletihan luar biasa. Hmmf…tadinya aku senyum2 aja, teringat isi sms seorang sahabat, katanya,

 

“bahkan dalam lelahpun, tetaplah tersenyum, karena apa yang kita tunaikan, menjadi jaminan bermaknanya usia, dan bermanfaatnya kehidupan, moga dapat memaknai keletihan,”

 

Tapi aku jadi mikir, yah, inilah salah satu bentuk SARS(Stress Akibat Rajin Syuro)! Trus gimana ya caranya biar mereka ‘keep smile’? Kalopun nyuruh forum syuro ini rihlah atau sekedar refresing bersama barang sebentar saja, kemungkinannya kecil sekali, soalnya isinya adalah orang2 sibuk luar biasa. Saat itu aku cuma geleng2 aja sambil senyum…nyari ide praktis yg cemerlang! Alhasil, jadilah aku ‘orang aneh’ saat itu, sampe ditanya, “risma ngapain sie dek, kok mandangin sambil senyum2 gitu? Ada apa? Ayo kenapa?” Kontan senyumku menjelma tawa meringis, bergumam dalam hati, ”huaduh mbak, harus bagaimana aku agar bisa menghibur kalian, menjadikan kalian ceria luar biasa dan mengenyahkan SARS kalian itu?”…….

Posted by: sangprofesor | Juni 20, 2008

ketika libur telah tiba…

“dek lia beneran gak mau pulang? gpp tuh? kan liburnyo panjang dek? Mending pas libur panjang ini pulangnya! Gak usah banyak aktivitas, biar orang lain yang ngurus, lia pulang aja…” ujar si gadis jeruk.

 

”Woi dek lia, balik bae, ngapoi kau disitu! Heh, sok sibuk nian!1)” pak jaksa ikutan ngoceh. (tumben!)

 

”kalo mau buat SIM di Bengkulu bae dek, makanya liburan ini pulang aja!” sang brigadir ikut nimbrung di sela2 aktivitasnya.

 

Hfuuf…, setelah mama, sekarang seisi rumah beraksi, menyuruhku pulang ke Bengkulu. Hiks, jadi terharu sekali. Yang paling membuatku terharu kali ini adalah papa,

”daripada kita semua yang ke jogja, kan biayanya jadi lebih mahal? Hayoo…..?”

 

Waduh, papaku, becandanya itu. tapi………yah, i love papa.

 

Beberapa teman lama, terkaget2(?) saat kukabari bahwa liburan kali ini tidak bisa pulang lagi.”beneran!!! emangnya lia ga kangen ama keluarga dan temen2 yg lain???”

 

Aku tersenyum membaca sms mereka. Sudah cukup sering aku mendapat pertanyaan semacam itu. Jadinya sudah tahan banting dan gak bakal mengucurkan titik2 air mata lagi. (paling juga pas doa-doa setelah sholat melelehnya…hehe…)

 

Aku sudah memutuskan. Dengan beberapa pertimbangan yg ada, liburan kali ini tidak pulang lagi. Ya, pulangnya saat libur lebaran nanti saja. insyaAllah…

 

Gak pulang kampung, its oke. memang, gak pulkamp artinya the ”dana proyek” di pending lagi.(satu alasan terkuat untuk pulang adalah….”dana proyek” itu. emm, iya deh, campur ama rasa yg mendalam ini juga dink, hiks… rindu o rindu)

 

Untuk semuanya…mama, papa, kak tia, kak jayak, ayuk anti…just wait me ya….Jika Allah mengizinkan lia sampai pada waktu itu, lia akan pulang.

 

The dana proyek! Marotibul amal yg kedua. Buat dua kakakku, siap2 aku tatar jadi ’samurai x’ ye!(kerja super susah, tapi pasti bisa! mudahkan ya Allah). buat gadis jeyuk, ReDaPple kan semakin rajin mengompori dirimu untuk rajin ’bertemu’! hehe, Gotcha! Akhirnya kau kena juga sister! :p . Buat papa, siap2….ada deh! Buat mama, siap2…menampung segala rasa ini. karna semuanya buat mama…………………..Best ’lia’ for dana family.

 

Dan untuk sahabat2 di Bengkulu, siap2 aku silaturohimi….sharing2 yuuk! ^_^

 

Imam ghazali pernah berkata bahwa ukhuwah tidak terletak dari seberapa sering kita bertemu, tapi ukhuwah adalah adanya ingatan kita kepada mereka dalam doa kita.

 

Ya Rabbi…sampaikan rasa ini kepada mereka…

Dan katakan bahwa mungkin inilah pilihan yang terbaik.

dan jika Engkau memperkenankan, izinkan diri ini sampai pada waktu itu…sampai pada waktu itu…idul fitri 1429 H….

 

yap, ketika libur telah tiba, kusenandungkan juga lagu adikku itu….

 

libur telah tiba…

libur telah tiba….

hatiku(harus) gembira….

 

 

1) bahasa Bengkulu kota : “woi dek lia, pulang aja, ngapain kamu disitu! Heh, sok sibuk banget!”

Posted by: sangprofesor | Juni 16, 2008

global warning!

A : astaghfirullahaladzim wa athubuuilaih…for all words that i said,  for all things that I did, for all negative thinking that i ever did, I just want to apologise for all my mistake. Please forgive…

 

B : hmm??????

 

Just a simple conversation to make a global warning…

 

Sadarkah kita, dua bulan lagi sudah Ramadhan???

 

Ya, 2 bulan(+17 hari) lagi ramadhan. Hayooo, siapa yang kemarin puasanya ada yg bolong? udah bayar utangnya blom? Masa belum sie?!!

Lets prepare our self fren. Mudah2an kita disampaikan pada bulan spesial itu, bulan suci nan mulia, bulan ramadhan. Dan Risma mengucapkan:

 

maaf lahir bathin ya fren, atas semua kesalahan yang disengaja maupun tidak, baik itu perbuatan, ucapan kata dari lisan maupun tulisan, juga segala bentuk su’udzon2 atau prasangka2 yang mungkin pernah terbersit di dalam hati. Maapin ya, saudaraku….

yupzz, met mempersiapkan diri, raih prestasi jadi mukmin sejati. Bersemangaaaaaat!!

Posted by: sangprofesor | Juni 16, 2008

cerita kepompong

Suatu hari di sebuah hutan belantara, pada saat sebuah lubang kecil timbul di suatu kepompong. Seorang pemuda duduk dan memperhatikan bagaimana seekor bayi kupu2 selama berjam-jam berjuang untuk memaksa mengeluarkan badannya melalui lubang tersebut.

 

Akan tetapi kemudian, proses tersebut berhenti tanpa ada kemajuan lebih lanjut. Tampaknya sudah sekuat tenaga dan bayi kupu2 tidak bisa bergerak lebih jauh lagi.

 

Sehingga akhirnya sang pemuda memutuskan untuk menolong bayi kupu2 itu…diambilnya sebuah gunting untuk membuka kepompong itu. Dan….kupu2 itu akhirnya bisa keluar dengan mudah. Walau tubuhnya lemah, kecil, dan sayapnya yang mengkerut. Sang pemuda terus mengamatinya dan berharap bahwa, suatu saat, sayapnya akan terbuka, membesar dan berkembang, agar bisa menyangga tubuhnya dan menjadi kuat dan akhirnya bisa terbang.

 

Ternyata tidak terjadi apa-apa…. dan tak berapa lama, iapun mati. kupu2 kecil itu menghabiskan sisa waktu hidupnya dengan merangkak beserta tubuhnya yang lemah dan sayap mengkerut tidak pernah bisa terbang. Sang pemuda lalu pergi dengan membawa hikmah dari apa yang baru saja terjadi.

 

Pemuda baik dan penolong ini baru mengerti bahwa kepompong yang menjerat maupun perjuangan yang dibutuhkan kupu2 untuk dapat lolos melewati lubang kecil, adalah cara Allah untuk mendorong cairan tubuh dari kupu2 ke sayapnya agar kuat dan siap untuk terbang sewaktu-waktu setelah bebas dari kepompongnya nanti.

 

Perjuangan mutlak dibutuhkan dalam menjalani hidup kita ini. Apabila Allah membolehkan kita hidup tanpa hambatan, itu hanya akan membuat kita lemah. Kita tidak akan sekuat ini. Tidak pernah bisa sesukses ini….ujian adalah salah satu cara Allah mencintai hambanya. La tahzan. innallaha ma’ashobirin. Wallahua’lam bishshowab.

 

***

 

That’s why, bayi kupu2 gak boleh keluar dari kepompong sebelum waktunya! Dan…, hey, siapa sih yg bikin cerita ini? kok tragis amat yak?! Masa kupu2 kecilnya mati? Fiuh…Karena cerita ini sudah masuk ke zona profesor, maka akhir ceritanya sedikit berubah.

 

Sang pemuda memang tetap pergi meninggalkan jasad kupu2 kecil yg ia kira sudah mati. Ia pergi dengan membawa banyak hikmah dan gak bakal balik lagi ke hutan. Ia kembali ke taman penuh bunganya yang disana ada seribu kupu2nya. dan iapun hidup damai bahagia.

 

Sedang si kupu2 kecil itu, ternyata tidak mati seperti perkiraan! ia masih mencoba bernafas, dan menatap kepergian sang pemuda dengan senyum.”makasih ya cinta, maaf…”, bisiknya. Setelah sosok pemuda menghilang, ia kembali menatap indahnya warna dunia yang sudah dilihatnya. ”Ummmhhhh so colorfull fren! Ternyata dunia emang penuh warna seperti kata orang2, kagak hitam ato putih aja. Aku akan belajar hidup! makasih ya Allah…” kata kupu2 kecil polos lugu. Tapi, ugh, sayapnya masih lepek banget. Boro2 terbang, bergerak aja belum bisa, gak ada yang ngajarin lagi! Dia belum bisa ngapa-ngapain, tapi ada tekad kuat membaja dilubuk hatinya. ”Ya, aku akan belajar, sendiri, sama seperti sewaktu masih jadi kepompong. Belajar sendiri seperti dulu dan cukuplah Tuhan yang membantuku, not else!” katanya lagi. Dan kupu2 kecil itu pun belajar berjuang untuk hidup. Ya, belajar hidup, hidup belajar!!

 

 

-The end-

Posted by: sangprofesor | Juni 16, 2008

kata-kata ibu….

Bila kuingat masa kecilku

Ku slalu meyusahkanmu

Bila kuingat masa kanakku

Kuslalu mengecewakanmu

 

Bila kuingat masa kecilku

Ku slalu meyusahkanmu

Bila kuingat masa kanakku

Kuslalu mengecewakanmu

 

Banyak sekali pengorbananmu

Yang kau berikan padaku

Tanpa letih dan tanpa pamrih

Kau berikan semua itu

 

Engkaulah yg kukasihi

Engkaulah yang kurindu

Kuharap slalu doamu

Dari dirimu ya ibu

 

Tanpa doamu takkan kuraih

Tanpa doamu takkan kucapai

Segala cita yang kuinginkan dari diriku ya ibu*)

 

Kata-kata ibu adalah kisah nyata

Kata-kata ibu adalah sayang

Kata-kata ibu adalah firasat

Kata-kata ibu adalah nasehat

Kata-kata ibu adalah doa

 

Ya ibu, sekali waktu, ceritakanlah padaku kisah-kisah luar biasa itu….

 

*)nasheed ”ibu” by hawari

Posted by: sangprofesor | Juni 10, 2008

ebb…

 

alhamdulillah….air yang pasang, sekarang sudah tenang….

skenario-Nya memang selalu luar biasa.

I love You more and more, ya Rabb….. ^_^

Posted by: sangprofesor | Juni 7, 2008

Dan beginilah jalan ini mengajariku…

 

 

Berawal dari pertanyaan tentang bagaimana agar sholat itu khusyu’, berlanjut tentang bagaimana kita bisa yakin bahwa Allah itu benar2 ada. Kemudian, berkisahlah ia tentang ketentraman hati yang diperoleh orang2 nasrani. Hingga…

 

“….waktu itu, di pasar, aku baca artikel di selembar kertas pembungkus barang yang dibeli ibu, isinya tentang tata cara nikah agama kristen. Di ajaran mereka itu selalu bicara kasih dan kasih. dan kata temanku yang pernah pindah2 agama untuk mencari kebenaran dan akhirnya memilih kristen tadi, dia menemukan ketentraman di agamanya itu, karna yang diajarkan disana itu tentang kasih. Kenapa orang-orang islam tidak bisa seperti itu mbak? Kenapa orang-orang islam itu enggak kompak…terpecah-pecah…aku tuh maunya orang islam itu menyatu, mbak…. ”

 

Bulir-bulir bening itu menyeruak keluar dan membasahi pipinya. Dia menangis. Aku terdiam sejenak, membiarkan ia mengeluarkan emosi-emosi terpendam itu.

 

***

 

Dia, salah satu adik di forum kepemanduan AAI-ku di semester genap. Waktu itu aku belum memahami benar karakter dan kondisi dirinya. Karena baru untuk yang kedua kalinya aku berinteraksi dengannya di forum kepemanduan yang sudah empat kali pertemuan. Di forum perdana-moment ta’aruf- dia absen, pertemuan keduanya izin. Dan pada pertemuan selanjutnya-dimana ia datang- tak banyak pula ia bicara.

 

Dan kali itu barulah kusadari bahwa Allah memberiku tantangan yang berbeda lagi dari kondisi masing2 saudara yang begitu beragam. Kondisi yang membuatku tersungkur. Bersujud. Syukur atas segala nikmat, terutama nikmat iman dan islam. Syukur atas cinta-Nya, atas hidayah-Nya yang deras menghujan ini, Istiqomahkan hamba ya Rabb…

 

Sekaligus suatu kondisi yang membuatku kebingungan mencari cara harus bagaimana.

Suatu kondisi yang membuat hatiku menjerit. ”Tuhan…aku belum punya apa-apa…apa aku bisa??”

 

Jika pada waktu yang lain aku dihadapkan pada kondisi dimana aku harus mencoba meyakinkan seorang kawan bahwa yang sedang ia cari itu benar. Kali ini aku dihadapkan kepada yang lain-lain lagi, bahwa yang sudah ia peluk itulah yang benar dan yang ia lirik itu tidak benar.

 

Semua itu….adalah masalah untuk yakin. Seberapa kita bisa menancapkan keyakinan. Dan untuk meyakinkan orang lain, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Itu hal yang tidak gampang, kawan.

 

Yupzz, artikel2 di www.pakdenono.com, bagian studi kritis pemahaman islam mungkin bisa jadi konsumsi untuk kalian yang memang butuh logika/penalaran dalam proses pencarian kebenaran. Semoga Allah memberi petunjuk ke jalan-Nya yang lurus. Aamiin.

 

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah kucukupkan kepadamu ni’matKu, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu…”

(QS. Al-Maidah : 3).

 

“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam…”

(QS. Al-Imran : 19).

 

“Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.”

(QS. Al-Imran : 85).

 

“Katakanlah : “Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi: tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya Nabi yang ummi  yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia,  supaya kamu mendapat petunjuk.” (QS. Al-A’raf 158).

 

Dari Abu Hurairah dikatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Demi Tuhan yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak seorang pun dari ummat ini, Yahudi maupun Nasrani, yang mendengar tentang aku, kemudian mati tidak mengimani sesuatu yang aku diutus karenanya, kecuali  dia termasuk penghuni neraka.” (HR.Muslim).

 

“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian1) terhadap kitab-kitab yang lain itu… ( QS. Al-Maidah : 48).

 

1) maksudnya: Al-Qur’an adalah ukuran untuk menentukan benar tidaknya ayat-ayat yang diturunkan dalam kitab-kitab sebelumnya.

 

***

 

Segala puji bagi Allah. Aku memohon    pertolongan- Nya,  memohon  ampunan-Nya,  serta  bertobat  kepada-Nya.  Aku berlindung kepada Allah dari kejahatan-kejahatan diri serta perbuatan-perbuatan burukku.

 

Sungguh, barang siapa yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada satupun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan Allah, tidak ada satupun yang dapat memberikan petunjuk kepadanya. Aku bersaksi, tidak ada Tuhan selain Allah yang Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Selamat sejahtera semoga  dilimpahkan kepadanya, kepada keluarga, para sahabat dan para pengikutnya.

 

Aku ridha Allah menjadi Rabbku, islam sebagai agamaku, dan nabi Muhammad sebagai nabi dan rasulku..

 

Ya Rabbi, hamba ini, sudah jelas bukan ahlinya. Ilmu kimia jelas-jelas kalah urgen dibanding ilmu-ilmu seperti di pesantren itu.

 

Tapi, tak boleh ada penyesalan. Seperti kata seorang profesor yang pensiun bulan ini, ”Yang boleh ada hanya taubat dan syukur. Live is chemistry”. Allah telah memberi yang terbaik untukku. Alhamdulillahirobbil’alamin. Dan beginilah jalan ini mengajariku.

 

Akhirnya, dari jenak-jenak penuh hikmah itu, kuresapi juga kata-kata seorang kawan dalam tulisan2nya yg terkadang ”aneh”,

”Sebagian dari manusia melihat dengan mata, mendengar dengan kedua telinga mereka kemudian hatinya mencoba mengerti…Tapi sebagian dari manusia lainnya melihat dan mendengar hati, akalnya memahami dan dirinya memaafkan…”(si angin ribut baik hati-Mr.KAtS, 2007)

 

Dan bagiku, kebenaran senantiasa satu. Kebenaran yang datang dari Allah.

 

Wallahua’lam bisshowab…

 

 

Nb: untuk adik-adik yg kucintai, Gak ngaji gak trendy dek! Walau hari ini SG AAI dan itu artinya AAI kita semester ini kelar. Belajar terus, terus belajar ya. Mbak juga masih belajar. Ikhlaskan diri. Tak sekedar mencari nilai duniawi. Bahwa pembelajaran kita ini adalah untuk menggapai hasil yg jauuuh lebih membahagiakan, yakni surga-Nya, mengharap ridho dan cinta-Nya. Semoga Allah memberikan keistiqomahan pada kita. semoga kita bisa ketemu lagi. Aamiin. Keep fight!! Tetap semangat!!!

Posted by: sangprofesor | Juni 7, 2008

episode puisi sayyid Qutub

Episode puisi sayyid Qutub

 

Ya Allah…jika aku jatuh cinta,

Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu

agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,

jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

 

Ya Allah…jika aku jatuh hati,

ijinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,

agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana…jika aku jatuh hati,

Jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari-Mu

 

Ya Rabbul izzati…jika aku rindu,

Rindukanlah aku pada seseorang yang merindukan syahid di jalan-Mu

Ya Allah…jika aku rindu,

jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindui syurga-Mu

 

Ya Allah..

Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu.

 telah berjumpa dalam taat pada-Mu,

telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu.

Kuatkanlah ya Allah ikatannya, kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalanya. Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah padam.

Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu…

 

 

 

~bumi Allah, 5 juni 08. Diambil dari cover belakang bukunya pak Muhsin Suny M. sebuah buku untuk seorang sahabat yang milad hari ini, met hari lahir winda, moga bukunya bermanfaat. Moga makin dewasa, makin shalehah, makin taqwa. Aamiin…~

 

Older Posts »

Kategori