Oleh: sangprofesor | Maret 10, 2009

sahabat….

stars

“…Sahabat seperti bintang, walau jauh, tapi tetap bercahaya. Meskipun kadang menghilang, tapi sebenarnya dia tetap ada di tempatnya. Dia tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa dilupakan, dia selalu di hati…Sahabat bisa marah, tapi ga bisa membenci. Sahabat bisa menangis, tapi kadang ga bisa melihatmu sedang menangis. Sahabat bisa saja diam, tapi akan bertindak cepat saat kau disakiti…Sahabat adalah dorongan ketika kau hampir berhenti, petunjuk ketika kau tersesat, membiaskan senyuman sabar ketika kau berduka, memahapmu ketika kau hampir tergelincir, dan mengalungkan butir – butir mutiara doa padamu…Rabb, jagalah sahabatku dalam agama-Mu. Kuatkan pijakan kakinya dijalan-Mu. Kuatkan jasadnya dengan rahmat-Mu. Kuatkan ruhnya dengan kecintaan padaMu. Buatlah dia tersenyum sampai kelak ke Syurga-Mu..”

Sungguh penting banget sahabat dalam hidup ini….Aku tak bisa mengelak pernyataan ini. Tanpa sahabat di sisiku, aku merasakan kekosongan dalam hatiku. Saat dia bersamaku, aku seperti punya kekuatan tambahan untuk bergerak melangkah ke depan dengan semangat dan lebih kuat tentunya. Sahabatku, dimanapun kau berada semoga hati kita selalu dipertautkan oleh-Nya. Sahabatku, maafkanlah segala kesalahanku selama ini, baik yang aku sengaja atau yang ga sengaja, atau juga baik yang terucap di depanmu atau pun yang di belakangmu. Maafkan, kalau aku terlalu cuek, kalau aku terlalu egois, dan seringkali tak bisa memahami apa yang kau rasakan…

Sahabatku, aku selalu berusaha memahami kalian terlebih dahulu. Setelah itu, aku berusaha merespon dengan gayaku yang kadang berbeda tuk tiap karakter. Tapi maafkanlah aku, jujur kata hatiku yang pernah berteriak, ”mohon juga mengertilah keadaanku yang sangat terbatas ini”, ”aku tak 100% seperti yang kau pikir”, ”aku tak bisa selalu jadi yang kau inginkan”, ”aku hanyalah seorang manusia, yang juga punya perasaan, jadi tengoklah perasaanku”….Maafkanlah semuanya itu…

Yang aku inginkan sekarang, aku ingin kalian mewujudkan permintaanku, aku minta KALIAN SEMUA TERSENYUM MEMBACA TULISANKU INI ^_^….permintaanku ini mudah khan tuk diwujudkan…

THANKS FOR ALL….SAHABAT-SAHABATKU TERSAYANG. Aku tak bisa memberikan sebuah hadiah yang luar biasa, hanya ucapan terima kasih beriring doa, agar kalian semua selalu dalam ridhoNya.Amiin…

by: diatasnamacinta

*) sebuah tulisan yang…hiks…syusah deh, masa’ merangkai kata yang kayak gini aja ga bisa…T_T

*) Jazaakumullah khoiron katsir untuk yang nulis, tulisanmu kucopas ya?(iya…. :p)

Oleh: sangprofesor | Februari 28, 2009

andai kau tahu…

 

Baru saja dilantik. Proker-proker pun sudah menunggu.

Tapi, adakah kau tau kapan maut menjemputmu?

 

 ****

 

Adapun orang yang berniat melakukan kebaikan, namun karena suatu atau lain hal-misalnya sakit parah ataupun meninggal dunia- sehingga ia tidak bisa melaksanakannya, maka ia tetap akan mendapatkan pahala. Al-badhawi berkata, “Amal ibadah tidak akan sah kecuali jika diiringi dengan niat. Karena, niat tanpa amal diberi pahala, sementara amal tanpa niat adalah sia-sia. Perumpamaan niat bagi amal, ibarat ruh bagi jasad. Jasad tidak akan berfungsi jika tanpa ruh, dan ruh tidak akan tampak jika terpisah dari jasad.

 

Maraji: Al-Wafi

 

*) untuk seorang saudara yang telah dipanggil oleh-Nya, semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah subhanahuwata’ala…

Oleh: sangprofesor | Februari 26, 2009

just a feedback…(untuk surat seorang sahabat)

Siang ini aku buka email. Ada surat dari seorang sahabat, sharing tentang masalah temannya, tujuannya ya…nyari solusi atuuh… bukan ghibah lho!!

 

Then, oow…, what’s the topic? Yah.., tentang akhlak, tentang rasa yang orang-orang sebut dengan “cinta“. Juga tentang dzan. Tapi tak apalah, biar kutuliskan saja feedback-ku disini. Mudah2an bermanfaat. Aamiin.

 

****

 

Buat sahabatku…,

 

katakan saja pada mereka,

 

”Akhi…, ane lihat, antum dah siap nikah…” (Sambil senyum nih ngomongnya)

 

Kalo emang sudah, ya… monggooo…, ga bakal ane halang-halangin, ane dukung!!”

 

Terus dia nyeletuk deh tuh,

 

“Kok antum ngomong kayak gitu ama ane?”

 

Sambil nyengir antum jawabin aja,

 

”Itulah seorang sahabat,yang akan mendengar apa yang tidak kamu katakan, yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu, dan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya…

 

Ah, udah deh akhi, datangi ortunya, khitbah! Nikah!! Itu solusi terbaik yang Islam berikan untuk dua orang yang falling in ”love”.

 

Terus, masih dalam tampang melongo, dia berkata,

 

“Antum kenapa sie akhi? Salah makan obat?”

 

Stay cool, antum bilang aja,

 

“Tapi…, kalo antum belum siap, maka solusinya adalah banyak-banyak berpuasa. Bukan PACARAN!! Yakin deh akhi, Allah pasti kasih yang terbaik buat kita…”

 

Dia diam… Antum menarik nafas panjang lalu berkata,

 

“My friend, seorang gentleman akan mengkhitbah, sedang seorang pecundang akan bilang, ”Bunga(nama disamarkan), maukah kamu jadi pacarku?” (Oh please…, jangan nodai kesucian fitrah…!)

 

Dia terkesiap, lantas menjawab perlahan,

 

“Antum…, antum tau ya?”

 

Dengan senyum bijak seorang sahabat, antum katakan padanya,

 

“Tadinya ane ga percaya berita itu akhi…, tapi ane khawatir, antum kan sahabat ane, maka itu ane langsung nemuin antum… Then? Tell me, berita itu ga bener kan akhi……!?“

 

 

****

 

Hmm…., segini aja deh. Afwan minkum, kalo ada salah kata. Kepada Allah kumohon ampun. Wallahua’alam bishshowab….

Oleh: sangprofesor | Februari 23, 2009

Biar kuncupnya mekar jadi bunga

sakura

mereka bahagia, aku bahagia. aku bahagia melihat mereka bahagia.

lalu, apa hubungan judul-gambar-isi??? hehe, untuk sodara2 yang akan segera menggenapkan separuh diennya, “barokah! barokah!”  Barokallah yaa… ^_^

****

Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

Oleh: sangprofesor | November 23, 2008

today’s contemplation

today’s contemplation

hari ke hari, tahun ke tahun, kita ini makin tua. tapi apa kita makin dewasa? apa kita bertambah guna sebagai manusia? sudahkah kita siap mempertanggung jawabkan segalanya………

 

oh Tuhan…… akankah ada cinta-Mu pantas untukku?

…..

ya Rabbi, berikan hamba kekuatan untuk menjalankan amanah-amanah-Mu…

aamiin.

 

-my birthday @ the islamic calendar/hijri date, 25 dzulqo’dah-

Oleh: sangprofesor | November 1, 2008

i’tiraf…

 

Wahai Tuhan…, ku tak layak ke syurgaMu

Namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu

 

Ampunkan dosaku terimalah taubatku

Sesungguhnya Engkaulah Pengampun dosa-dosa besar

 

Ilahiya lastu lilfirdausi ahlan

Wa laa aquwa ’ala naaril jahiimi

Fahablii taubatawwaghfir dzuunubii

Fahinnaka ghaafiru dzzambil ’adzimi…

 

Dosa-dosaku bagaikan pepasir di pantai

Dengan rahmatMu ampunkanlah oh Tuhanku

 

Wahai Tuhanku selamatkanlah kami ini

Dan segala kejahatan dan kecelakaan

Kami takut kami harap kepadaMu

Suburkanlah cinta kami kepadaMu

 

Kamilah hamba yang mengharap  belas dariMu

-by Raihan-

***

 

Anas radhiyallahu’anhu berkata,’aku mendengar Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam bersabda, Allah berfirman’:”Wahai anak adam, sesungguhnya kamu, selama masih berdoa dan mengharap kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni segala dosa yang kalian perbuat dan aku sama sekali tidak peduli dengan banyaknya dosa kalian. Wahai anak adam, seandainya dosa-dosamu setinggi langit(karena saking banyaknya.pent), kemudian kamu memohon ampun kepada-Ku, aku pasti akan mengampunimu, dan aku tidak peduli dengan banyaknya dosamu. wahai anak Adam, jika kamu mendatangi-Ku dengan membawa dosa sepenuh bumi, lalu kamu bertemu dengan-Ku dengan tidak menyekutukan-Ku dengan apapun, niscaya Aku akan mendatangimu dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula.”(HR. At-Tirmidzi, hadits hasan)

 

*)bila ada kesalahan baik tulisan maupun isi mohon koreksinya
Oleh: sangprofesor | Oktober 24, 2008

pengen nulis dan posting banyak, tapi…

Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.( Q.S. Al-baqarah 238) 

 Shalat wusthaa ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan Shalat wusthaa ialah shalat Ashar. menurut kebanyakan ahli hadits, ayat Ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya. Dan ada yang mengatakan bahwa sholat wusthaa itu adalah sholat dzuhur.  

sumber: one site from google

***

nb: sebenernya pengen nulis dan posting yang banyaaak sekali. Tapi…, keburu mau adzan ashar nih! Ya sudah…, niat aja dulu nggih… Kalo Allah mengizinkan, pasti diberi jalan. ^_^ keep istiqomah!  with prophet idealism guys… 

yuks, ayo sholat!! :)

Oleh: sangprofesor | Oktober 20, 2008

Visi islam tentang keluarga

Visi islam tentang keluarga. Ketika Rasulullah SAW mengatakan, ”rumahku surgaku,” beliau telah mengisyaratkan betapa strategisnya posisi keluarga. Islam memandang keluarga, sebagai ’surga kecil’. Sebaliknya, ketika masyarakat Barat menganggap perkawinan dan keluarga sebagai neraka kehidupan, mereka justru terjerumus dalam neraka individualisme.

 

Sebuah keluarga akan menjadi surga kecil jika ia memenuhi empat fungsi, yaitu:

 

Fungsi Fisiologis

 

Satu dari empat yang membuat orang bahagia, seperti sabda Rasulullah SAW, adalah fungsi fisik ini. ”istri yang shalih, rumah yang luas, kendaraan yang nyaman dan tetangga yang shalih.”(HR.Al-Hakim)

 

Rumah luas melapangkan dada. Makanan bergizi menghilangkan lapar dan menyehatkan raga.

Secara fisik, sebuah keluarga berfungsi sebagai:

  1. Tempat semua anggotanya mendapat tempat berteduh yang baik dan nyaman
  2. Tempat semua anggotanya mendapat makan dan minum, pakaian yang cukup
  3. Tempat suami dan istri memenuhi kebutuhan biologisnya

 

Fungsi psikologis

 

Secara psikologis, fungsi keluarga adalah:

  1. Tempat semua anggotanya diterima secara wajar dan apa adanya
  2. Tempat semua anggotanya mendapat perlakuan secara wajar dan nyaman
  3. Tempat semua anggotanya mendapat dukungan psikologis bagi perkembangannya
  4. Basis pembentukan identitas, citra dan konsep diri segenap anggotanya

 

Inilah makna khusus dari suasana surgawi keluarga, karena istri dan anak-anak adalah hiasan dunia yang kita semua secara fitrah mencintainya. Bila orang bebas dari kelaparan dan aman dari ketakutan, ia dapat beribadah dengan baik.

 

Fungsi sosiologis

 

Fungsi sosiologis sebuah rumah yaitu:

  1. Sebagai lingkungan pertama dan terbaik bagi segenap anggotanya
  2. Sebagai unit sosial yang menjembatani interaksi positif antara individu-individu anggotanya dengan masyarakat sebagai unit sosial yang besar

 

Fungsi dakwah

 

  1. Menjadi objek pertama yang harus didakwahi oleh setiap dai
  2. Menjadi model keluarga muslim ideal bagi masyarakat muslim maupun nonmuslim sehingga ia menjadi bagian menyeleuruh dari pesona islam
  3. Setiap anggotanya terlibat sebagai partisipan dakwah yang aktif dan kontributif
  4. Memberi antibodi segenap anggotanya dari virus kejahatan

 

Maroji: Fikih nikah

 

***

Tiba-tiba ngomongin ”visi islam tentang keluarga”. Ono opo tho risma? Hehe… Ga pa pa kok… ini cuma karena ada Rawa’i dari bumi Raflessia nun di sana. Dan moga aja tulisan itu bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain…

 

Kemarin, tanggal 19 Syawal 1429 H. Ada yang walimahan. Duh senengnya….! ^_^ hehe… yang ngeliat dari kejauhan aja ikut bahagia, gimana sohib-sohib yang standby di Bengkulu sana ya?! Pastinya bahagia plus plus deh ngeliat tuh orang bedua jadi nikah… (katanya, aqadnya sangat lancar…alhamdulillah…)

 

Ternyata, si salut no.1 itu Cety ama kak Hendy. Yup! Sesuai firasat hati. Mantan ketua keputrian ama mantan ketua ROHIS…. Beda angkatan, beda kepengurusan…, ternyata jodoh is jodoh ya!(??)

 

Entahlah, aku juga kurang tau ”chemistry”-nya gimana. Yang jelas mereka itu ’pesen bakso gak pake lama’!(Hehe… apa coba… :p) Maksudnya, pesen nikah gak pake pacaran!! Ta’aruf trus langsung nikah deh!

 

Yap. Cety dan kak Hendy. Met merajut cinta dalam cinta kepada-Nya. Met membangun “rumahku surgaku”. Dan semoga Allah SWT menghimpun yang terserak darimu berdua, dan kiranya Allah SWT meningkatkan kualitas keturunan kalian, menjadikan pembuka pintu-pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah, serta pemberi rasa aman bagi umat…

 

Barokallahulaka wa baroka ‘alaika wa jama’a bainakuma fi khoiri…

Oleh: sangprofesor | Oktober 20, 2008

need support

Dewasa ini, dunia sedang dilanda dasyatnya demoralisasi. Setiap dimensi kehidupan diwarnai dekadensi moral. Lebih-lebih berkaitan dengan kehidupan sosial kita. Setiap saat, kita dikejutkan dengan berita-berita tentang perkosaan, perselingkuhan, pergaulan bebas dan semacamnya. Anak-anak yang tidak berdosa lahir tanpa ayah. Bahkan aborsi terjadi dimana-mana, karena seorang ibu atau keluarga tidak ingin menjadi bahan gunjingan para tetangga dan menanggung rasa malu selama-lamanya. Sementara kejahatan yang bernama “pemerkosaan” dan “perzinahan”, terus mengalir bak air bah yang sulit dibendung.

 

Duhai dunia…, semakin aneh-aneh saja, kenapa pula semua itu bisa menimpamu?? Yah, apalagi… semuanya pasti punya banyak sebab musabab. Salah satunya ya….karena PORNOGRAFI.

 

Oleh karena itu, sahabat, AYO DUKUNG RUU PORNOGRAFI!! Selamat kan bangsa ini dari ancaman pornografi!! Kirim dukunganmu terhadap RUU pornografi. Ada banyak cara kok, pilih aja:

 

Pertama, kamu bisa kirim sms dukungan ke sms center 081380123450 ketik:RUU<spasi>alasan perlunya RUU,nama,alamat.

 

Kedua, kamu bisa kirim surat dukungan ke pansus RUU pornografi lewat fax 021-5715512.

 

Ketika, setelah kamu berkontribusi, ajak yang lain ya. Sebarkan info ini ke yang lain.

 

Terakhir, kirim doa yuuk… ^_^ Semoga Allah memberi yang terbaik, memudahkan dan meridhoi langkah ini…..

UU pornografi jadi nyata… Aamiin…

Oleh: sangprofesor | Oktober 17, 2008

apa kabarmu hari ini, sahabat?

pagi ini aku bangun dengan kondisi yang cukup fit. tapi siapa sangka, ba’da syuro tadi pagi di mushola mipa utara  badan ini tiba-tiba berubah jadi aneh. mual. lemes. beberapa waktu kemudian muntah juga. setelah muntah agak lega. tapi akhirnya…lemes lagi…

jam 9 ada kuliah pengelolahan limbah kimia di ruang K1 gedung kimia. masuk ke kelas dengan badan rada sempoyongan lalu duduk di pojok depan. 10-15 menit menanti bu dosen. badan masih lemes. kata Nurul mukaku pucat. setelah ibu dosen datang. badan makin ga karuan. pengen muntah. kupikir, daripada nantinya ganggu yang lain dan kayaknya emang ga bakal bisa nyerap materi dengan kondisi tubuh kayak gini. akhirnya… menghadap beliau yang masih ngutak atik komputer,

“maaf bu, mau izin.., kurang enak badan…”

“oh, iya, silahkan…” jawab beliau.

kuputuskan untuk izin tidak ikut kuliah dan istirahat di mushola. siangnya. ada AAI perdana ba’da lebaran. kumpul lagi sama adek-adek AAI. kondisi badan rada mendingan. meski belum fit. tapi mesti fit!! ^_^ . AAI kali ini, seperti biasa, tapi materi utamanya “sharing”. cerita-cerita tentang liburan lebaran kemarin. hmm…! salah satu adik AAI ku, Sari, ternyata juga lagi kurang enak badan.

jadi maksudku, apa kabarmu hari ini sahabat? semoga dalam kondisi sehat wal’afiat…

alhamdulillah. sehat itu nikmat yang RUARR biasa berharga, sahabat…

kalo pun dalam kondisi sakit. semoga kita bisa menetapi syukur pada-Nya. karena Allah sayang sama kita. diberi sakit supaya ingat nikmat sehat. diberi sakit supaya makin gencar dzikirnya. dan Allah… mungkin mau memberi peluang menggugurkan dosa-dosa lewat sakit ini. insyaAllah… ^_^ wallahua’lam…

jadi, apa kabarmu hari ini, sahabatku???

Tulisan Sebelumnya »

Kategori